Isu Ledakan Tambang Bogor Hoaks, Antam Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Writer: - Jumat, 16 Januari 2026
Antam Bantah Tambang Emasnya di Bogor Meledak. (Foto: Tangkapan Layar Video Viral)

Bogor, Sumselupdate.com – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) memberikan klarifikasi resmi terkait informasi yang beredar luas di media sosial dan sejumlah pemberitaan mengenai dugaan ledakan di area tambang serta klaim adanya ratusan korban jiwa di lokasi tambang Ciurug, Bogor.

Antam menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Perusahaan memastikan tidak terjadi ledakan, tidak ada kebocoran gas berbahaya, serta tidak terdapat korban jiwa maupun karyawan yang terjebak di dalam area tambang.

Read More

“Antam meluruskan bahwa tidak ada korban terjebak sebanyak 700 jiwa. Informasi tersebut keliru dan kemungkinan merujuk pada nama salah satu portal tambang, yakni Portal L.700 Ciurug, yang saat ini sudah tidak digunakan untuk kegiatan operasi penambangan,” tulis Antam dalam keterangan tertulis yang diterima detikJabar, Rabu (14/1/2026).

Antam menjelaskan, video yang beredar di media sosial merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis berupa munculnya asap di area tambang bawah tanah L.600 Ciurug. Peristiwa tersebut terdeteksi pada Selasa dini hari, 13 Januari 2026, sekitar pukul 00.30 WIB.

Asap diduga berasal dari terbakarnya kayu stapling atau kayu penyangga, sehingga menyebabkan peningkatan konsentrasi gas karbon monoksida (CO) di atas ambang batas aman. Dalam kondisi normal, ambang aman CO berada di angka 25 ppm, sementara saat kejadian tercatat mencapai 1.200 ppm, yang dinilai sangat berbahaya apabila terpapar.

Sesuai prosedur keselamatan kerja, Antam segera menghentikan sementara aktivitas di area terdampak, melakukan penyesuaian sistem ventilasi, serta mengisolasi area kerja guna mencegah paparan terhadap para pekerja. Penanganan dilakukan secara bertahap hingga kondisi dinyatakan aman, dan hingga saat ini proses pengendalian masih berlangsung.

Antam menegaskan seluruh langkah tersebut tidak berdampak pada keselamatan karyawan. Seluruh pekerja dipastikan berada dalam kondisi aman dan aktivitas operasional perusahaan tetap terkendali.

Perusahaan juga menegaskan bahwa kegiatan usaha senantiasa dijalankan dengan mengedepankan keselamatan kerja, pengendalian risiko, serta penerapan good mining practice. Antam terus berkoordinasi dengan aparat dan para pemangku kepentingan guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait munculnya kepulan asap di lokasi tambang. Hingga kini, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam penelusuran.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan bahwa proses penelusuran difokuskan pada identifikasi titik awal munculnya asap di dalam lubang tambang.

“Titik munculnya asap itu dari mana masih ditelusuri oleh tim Antam,” kata Wikha, Rabu (14/1/2026) malam.

Ia menambahkan, tim teknis belum dapat memasuki lokasi sumber asap karena kondisi udara di dalam tambang belum memungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan langsung. Polisi terus berkoordinasi dengan manajemen Antam dan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur keselamatan kerja.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts