Palembang, Sumselupdate.com – Belakangan ini Sumsel kembali dirundung asap akibat aksi pembakaran lahan dan hutan di Kabupaten Ogan Ilir, yang hingga kini Polda Sumsel sampai turun tangan melakukan pengejaran pelaku.
Menurut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), aksi pembakaran hutan yang terjadi belakangan ini jangan sampai hanya pada penangkapan pelaku perorangan atau kelompok, tapi juga perusahaan yang terlibat.
“Jadi tanggung jawab perusahaan,” ujar Wakil Ketua KPK Loude M Syarief saat dibincangi usai memberikan kuliah umum di UIN Raden Fatah Palembang, Selasa (8/8/2017).
Untuk itu, KPK telah melakukan pelatihan terhadap sekitar 70 orang yang terdiri dari berbagai instansi seperti KPK, KLHK, Polri, Jaksa untuk mengatasi hal ini.
“Kita juga sangat menyoroti di Sumsel, karena banyak perusahaan di sini (Sumsel-red) yang melakukan kejahatan koorporasi ini,” tandasnya. (sbw)











