Melbourne, Sumselupdate.com – Ilmuwan Australia berhasil mengungkap cara kerja sel imun manusia dalam mendeteksi bakteri, sebuah temuan penting yang membuka peluang pengembangan vaksin dan terapi baru untuk berbagai penyakit infeksi.
Penelitian yang dilakukan tim dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan Imunitas (Peter Doherty Institute for Infection and Immunity) menemukan bahwa makrofag—sel imun yang dikenal mampu menelan patogen—bertindak sebagai kurir yang memberi tahu sistem kekebalan tentang adanya bakteri. Informasi tersebut disampaikan dalam rilis pers lembaga tersebut pada Selasa (9/12) malam waktu setempat.
“Temuan ini mengaktifkan sistem imun dan membantu tubuh menjaga keseimbangan dengan bakteri baik yang hidup dalam tubuh (mikrobiota), sekaligus melindungi kita dari bakteri berbahaya,” ujar Deng Jieru dari Universitas Melbourne, peneliti pascadoktoral di Doherty Institute.
Dalam studi tersebut, para peneliti mengungkap bahwa makrofag membawa jumlah terbanyak molekul MR1. Molekul ini berfungsi menangkap sinyal kimia dari bakteri dan menyampaikannya kepada sel imun khusus yang disebut sel MAIT.
“Melalui pesan kimia bercahaya, kami menunjukkan bahwa makrofag adalah sel paling efisien dalam menangkap sinyal tersebut dan menggunakannya untuk mengaktifkan sel MAIT dalam melawan infeksi,” jelas Deng mengenai penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Science itu.
Penemuan ini dinilai signifikan karena sel MAIT mampu memicu respons imun kuat dengan cepat. Para peneliti menyebut, pemahaman tentang bagaimana makrofag mengendalikan proses ini dapat menjadi landasan dalam pengembangan vaksin dan pengobatan yang lebih efektif di masa mendatang.
(**)











