IKM Layanan Rehab Narkoba Rawat Jalan BNNK OKI Lampaui Target

Writer: - Senin, 30 Desember 2024
Kepala BNNK OKI, AKBP Gendi Marzanto SH, MH, menyampaikan hasil perhitungan survey Indeks Kepuasaan Masyarakat (IKM) pada 2024.

Kayuagung, Sumselupdate.com – Berdasarkan data layanan rehabilitasi yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Komering Ilir (OKI), hasil perhitungan survey Indeks Kepuasaan Masyarakat (IKM) pada tahun 2024 berada pada angka 3,89 pada layanan rawat jalan. Angka IKM tersebut melampaui target sebelumnya dimana seksi rehabilitasi BNNK OKI melakukan perhitungan Indeks Kepuasaan Masyarakat sebesar 3,77.

Hal tersebut terungkap dalam press realase akhir tahun 2024 yang disampaikan Kepala BNNK OKI, AKBP Gendi Marzanto SH, MH, bertempat di kantor BNNK OKI, Senin (30/12/2024).

Read More

Kepala BNNK OKI, AKBP Gendi Marzanto SH, MH, dalam press realase tersebut memaparkan sepanjang tahun 2024 terdapat 37 orang penyalah guna di rehabilitasi dengan rincian 30 orang penyalah guna yang direhabilitasi rawat jalan oleh BNNK OKI dan 7 orang penyalah guna yang direhabilitasi rawat inap/rujukan ke Balai Rehabilitasi BNN.

“Pada layanan rehabilitasi yang dilakukan BNNK OKI hanya menggunakan metode layanan rawat jalan. Hal ini sebagai salah satu mandat reformasi birokrasi terkait dengan pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Gendi Marzanto.

Ditambahkannya, di bidang pemberantasan pada tahun 2024, pihaknya melaksanakan razia dan apel gabungan BNNK OKI di Lapas Kelas II B Kayuagung sebanyak tiga kali. Kemudian pemusnahan barang bukti di Polres dan Kejaksaan Negeri OKI.

Baca juga : Kriminalitas Meningkat, Kapolrestabes Palembang Sebut Kasus Curanmor Tertinggi

Berikutnya melaksanakan latihan menembak bertempat di lapangan menembak Perbakin Palembang dan latihan menembak BNNP Sumsel.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat, pelaku usaha, pelajar, instansi pemerintah dan tempat hiburan sebanyak 25 kali sepanjang tahun 2024, dalam upaya pemberantasan narkoba tersebut. Dan pada tahun 2024, BNNP Sumsel  telah berhasil ungkap kasus dan tersangka tindak pidana narkotika dan psikotropika di Kabupaten OKI, atas nama tersangka Muhammad Ali alias Mat Ali Bin Habi Bullah, warga Palembang yang tertangkap di TKP, Desa Tanjung Lubuk OKI, dengan barang bukti sabu seberat 13 Kg, yang ditangkap pada tanggal 13 Juni 2024,” terang AKBP Gendi Marzanto, SH, MH.

Dikatakannya, di bidang pencegahan, BNNK OKI melaksanakan advokasi yakni rakor, membangun jejaring, asistensi, intervensi, supervise, monev, bimtek, informasi dan edukasi. BNNK OKI juga melaksanakan pencegahan melalui program remaja sebaya tahun 2024 yang dilaksanakan di lima sekolah. Yaitu, SMPN 1 Kayuagung, SMPN 5 Kayuagung, SMPN 6 Kayuagung, SMP IT Bina Insani dan MTS Manbaul Ulum Islamiyah, dimana setiap sekolah diikut sertakan sebanyak dua orang pelajar di masing-masing sekolah tersebut.

Baca juga : Penyelesaian Kasus Satres Narkoba Meningkat pada 2024, Delapan Kasus Menonjol Terselesaikan

“Pada tahun 2024 juga dibentuk Desa Bersih Narkoba (Bersinar) yakni di Desa Celikah Kayuagung dan Desa Muara Batun Kecamatan Jejawi,” ungkap AKBP Gendi Marzanto, SH, MH.

Lebih lanjut dikatakannya, di bidang pemberdayaan masyarakat, BNNK OKI melaksanakan sosialiasi ke sekolah tingkat SMA dan SMK di OKI, termasuk di desa, dinas, kelurahan dan kecamatan serta perusahan perkebunan seperti PT Rama Trimitra. Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan ada yang bersumber dari DIPA ada juga non DIPA.

“BNNK OKI selama tahun 2024 melaksanakan tes urine untuk menilai apakah di dalam urine terdapat narkoba atau metabolitnya. Yakni di Dinas Perhubungan OKI, Dinas Komunikasi dan Informatika, Kantor Pajak Pratama Kayuagung, Manggala Agni Daops Sumatera XVII/OKI. Untuk di lingkungan pendidikan di SMPN 4 Jejawi dan di lingkungan masyarakat sopir transportasi terminal Kayuagung. Total secara keseluruhan di sepanjang tahun 2024, sebanyak 254 orang yang dilakukan tes urine. Nah, bagi peserta yang mendapatkan hasil uji konfirmasi positif maka yang bersangkutan akan direkomendasi ke seksi rehabilitasi untuk dilakukan proses assesmen,” paparnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts