Palembang, Sumselupdate.com – Merasa mengetahui pemilik anjing yang menggigit hingga menewaskan keponakanya, Arkat (11) bin Zakaria warga Jalan Jepang, RT 50, RW 06, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati,Palembang Rabu (4/1/2016) siang.
Membuat bibi korban, yakni Lia, akan melaporkan siapa pemilik anjing yang telah menyerang keponakannya. Di mana salah satu dari enam ekor anjing mempunyai ciri-ciri khusus dengan mengenakan kalung dan leher bewarna putih.
“Karena saya tahu kalau salah satu pemilik anjing. Jadi, kami akan membawa permasalahan ini ke jalur hukum, dan meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusutnya sampai tuntas. Jangan sampai keponakan saya ini meninggal dengan sia-sia,” sebut dia, Kamis (5/1/2017).
Sebelum kejadian naas yang merenggut nyawa bocah yang masih berstatus pelajar Sekolah Dasar tersebut,ia sedang berada di dalam rumah. Lalu satu teman korban datang mengabari kalau Arkat sudah diserang segerombolan anjing liar di persawahan tersebut.
Kemudian, dirinya langsung mendatangi lokasi dan mendapatkan kalau keponakannya itu sudah tergeletak bersimbah darah.
“Karena badan keponakan saya sudah dingin lalu saya gendong ke rumah dan meminta bantuan warga lainnya untuk membawanya ke rumah sakit,” terangnya.
Usai meninggalnya korban, para pelayat baik ibu-ibu maupun bapak-bapak mulai mendatangi rumah duka untuk mengucapkan berbelasungkawa atas meninggalnya Arkat. Jenazah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keramasan, pukul 10.00 pagi tadi.
Atas kejadian ini masyarakat sekitar merasa resah dan khawatir apa yang terjadi kepada Arkat akan terjadi pada anak mereka.
Salah satunya Rika, warga sekitar, merasa takut pergi ke sawah apabila ada anjing liar dan mengurungkan niat mereka. “Anak saya kalau pergi ke sekolah saya suruh membawa batu untuk melindungi diri dan melemparkan ke anjing kalau mencoba menggangu,” ungkap dia. (tra)











