Ibu Nopri Sebut Anaknya Tak Bersalah, Diduga Salah Tangkap

Ibu Nopri datangi Mapolda Sumsel.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupadate.com – Wanita paruh baya mendatangi Mapolda Sumsel menuntut keadilan terhadap laporkan dugaan salah tangkap yang menimpa anak kesayangan.

Read More

Bermula dari viralnya rekaman CCTV video aksi penjambretan ponsel terhadap anak anak dengan cara kekerasan di Jalan Ariodila lorong, Perburuhan Ilir Timur I Palembang, yang berhasil di tangkap tim gabungan Unit Pidum Polrestabes Palembang dan Team Buser Polsek Ilir Timur 1 Palembang, pada Selasa, (6/7/2021) tempo lalu.

Demi mencari keadilan, beberapa ibu ibu itu melaporkan kejadian penangkapan lima bulan lalu di duga salah tangkap tersebut ke Provos Polda Sumsel.

Apida (54) ibu dari tersangka Nopri korban yang di duga salah tangkap, bersikeras pelaku yang terekam dalam CCTV yang menjadi bukti penangkapan bukan lah anaknya.

Pasalnya pada saat kejadian Apida mengaku anaknya Nopri yang berprofesi sebagai kuli bangunan berada di rumah sebab baru saja mengalami kecelakaan yang membuat sebagian badannya luka luka.

“Anak kami di tangkap polisi dituduh mencuri ponsel, padahal anak kami waktu itu habis kecelakaan jadi di rumah. Cuman kalau yang di CCTV jelas itu bukan anak kami,” terang ibu Apida menerangkan kejadian awal penangkapan Nopri sambil berisak air mata.

Namun saat itu, upaya melakukan pembelaan kepada pihak kepolisian dengan menjelaskan pelaku pencurian yang terekam dalam CCTV bukan anaknya.

Bahkan saat dilakukan sidang perkara terhadap anaknya pihaknya keluarga tidak mendapatkan kabar, ia baru di beritahu saat anaknya telah di jatuhkan vonis hukuman penjara selama dua tahun.

“Kami di bilang kalau bukti kami palsu, polisi cuman bilang Nopri di tangkap A1 dari rekaman CCTV, dari hasil sidang anak kami di penjara dua tahu. Kami tidak terima karena memang anak kami bukan pelaku jadi kami kesini minta keadilan untuk anak kami,” terangnya

Pewarta yang mencoba mengonfirmasi kejadian ini langsung ke Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto MH, melalui Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan Sik,MH menjelaskan terkait kejadian ini akan mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu.

“Kami cari tahu dulu, terkait kejadian ini,” singkatnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.