Ibu-Ibu Pengajian ini Patut Dicontoh

Selasa, 18 April 2017
Kepala KUA Semidang Aji saat memberikan sambutan dalam kegiatan pelantikan pengurus 33 Majelis Taklim

Baturaja, Sumselupdate.com – Pengajian ibu-ibu Majelis Taklim (MT) di kampung-kampung yang biasa digelar mingguan, mungkin itu biasa. Tapi, kalau pengajian ibu-ibu yang di desa-desa ini dihimpun, kemudian disatukan dalam kegiatan pengajian bersama (bulanan), dan di dalamnya dirangkai dengan pemberian santunan pada anak yatim, itu baru luar biasa.

Seperti inilah terobosan yang dimotori Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terhadap keberadaan Majelis Taklim yang ada di kecamatan tersebut.

Read More

Sekitar 33 Majelis Taklim dalam kecamatan ini, yang dihimpun dalam satu kepengurusan, dilantik oleh Kepala KUA Semidang Aji di Masjid Desa Raksa Jiwa.

Selain pelantikan himpunan Majelis Taklim Semidang Aji, kegiatan tersebut juga dibarengi dengan launching (peluncuran) Gerakan Mengaji Menghafal Al Quran Semidang Aji (Gemmas).

Alhasil, Masjid Desa Raksa Jiwa pun penuh sesak oleh ibu-ibu yang menghadiri kegiatan pengajian rutin bulanan, yang baru kali kedua diselenggarakan itu. Selain itu, juga hadir para Penyuluh Agama Islam (PAI) non-PNS.

Ketua Himpunan Majelis Taklim Semidang Aji, Mutia, mengatakan bahwa kegiatan pengajian bulanan ini biasanya dibarengi dengan infak dari para ibu-ibu pengajian yang hadir.

“Tiap pengajian bulanan, jamaah juga memberikan santunan kepada empat anak yatim di tiap desa yang mendapat giliran sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Kepala KUA Semidang Aji, Husnul Yakin, mengatakan, bahwa keberadaan Majelis Taklim di desa – desa merupakan sebuah aset yang mesti dijaga dan dilestarikan dalam rangka syiar Islam itu sendiri.

Berkaitan dengan program Gemass yang di-launching itu, sedikit dijelaskan Husnul, itu dimaksudkan untuk membiasakan masyarakat mengaji (membaca) dan menghafal kitab suci Al Quran.

“Paling tidak, gerakan ini diharapkan dapat menangkal pengaruh negatif. Dan kita juga berharap masyarakat dapat gemar mengaji, menghafal serta mengamalkannya,” singkat dia.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) OKU, yang diwakili Kasi Binmas, Hilaluddin, memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan pengajian bulanan Kecamatan ini. Apalagi menurutnya, kegiatan macam ini baru pertama dilakukan di luar kecamatan kota.

“Ini baru pertama. Dan terus terang kami terkejut melihat betapa antusiasnya ibu – ibu hadir di sini,” ujar Hilal, dalam sambutannya usai menyerahkan santunan kepada anak yatim pada acara tersebut.

Ia pun mengaku takjub dengan rangkaian pemberian santunan kepada anak yatim pada setiap pengajian bulanan yang diselenggarakan itu.

“Ada santunan anak yatim, kita yakin dan Insya Allah bermanfaat bagi anak yatim. Semoga kegiatan ini akan jadi nilai ibadah,” tandasnya. (Yan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts