HNW Usulkan Tenaga Musiman Haji dari Mahasiswa Indonesia di Timur Tengah Diperbanyak

Selasa, 14 November 2023

Jakarta, Sumselupdate.com- Wakil Ketua MPR-RI sekaligus Anggota DPR-RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengadvokasi aspirasi para Mahasiswa Indonesia jurusan Keislaman di Timur Tengah terkait pengurangan jumlah tenaga musiman (Temus) haji pada pelaksanaan haji tahun 1444 H yang lalu. HNW sapaan akrabnya mengusulkan kepada Menteri Agama untuk kembali meningkatkan jumlah tenaga musim (temus) haji dari kalangan mahasiswa Indonesia yang sedang study Keislaman khususnya di Timur Tengah untuk pelaksanaan ibadah haji tahun 1445 H / 2024 M.

“Selama ini sudah menjadi tradisi alias sunnah hasanah bahwa Pemerintah menugaskan Mahasiswa Indonesia yang lagi studi Keislaman dari berbagai universitas di Timur Tengah menjadi tenaga musiman Haji, dan mereka selalu membuktikan kinerja yang baik melaksanakan tugas melayani jamaah haji. Penting bagi Menag untuk mengoreksi pengurangan Temus dari mahasiswa di tahun lalu agar tidak terjadi kembali di musim haji tahun ini,” ujar HNW saat Rapat Kerja Komisi VIII DPR-RI dengan Menteri Agama, Senin (13/11).

Bacaan Lainnya

Anggota DPR-RI Fraksi PKS ini menjelaskan, mahasiswa Indonesia di Timur Tengah memiliki kemampuan berbahasa Arab yang baik sehingga mudah berinteraksi dengan petugas haji dan masyarakat umum Arab Saudi.
“Mereka juga memahami dengan baik situasi kondisi di lapangan sehingga bisa membantu/mengarahkan jamaah haji Indonesia bila mengalami kesulitan selama beribadah haji, termasuk memberikan rekomendasi ziyarah/kunjungan tempat bersejarah, balai kesehatan hingga tempat kuliner,”katanya.

HNW juga menolak usulan Pemerintah soal biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 1445 H yang disebut Menag Rp 73,5 Juta, jauh melambung dari angka tahun lalu Rp 49 jutaan per jamaah.

Dia kembali mengusulkan selain Kemenag harus mengoreksi dan melakukan efisiensi tiap komponen pada Bipih, juga penting mengurangi masa tinggal jamaah haji selama di Arab Saudi.
Untuk itu HNW menyebutkan 3 opsi lapangan terbang untuk meningkatkan intensitas pulang-pergi jamaah, sehingga masa tinggalnya bisa berkurang, yang akan berdampak pada pengurangan biaya haji yakni lapangan terbang Thaif, Yambuk yang terletak di antara Madinah dan Jeddah, dan Qasim Internasional di sebelah timur Madinah.

“Memang kenaikan biaya haji tidak bisa dihindari, karena adanya kenaikan harga layanan di Arab Saudi dan inflasi di dalam negeri. Tapi setidaknya Kemenag perlu mengelola agar tidak terjadi kenaikan biaya yang ekstrem seperti diusulkan itu. Mengacu pada peristiwa tahun lalu awalnya Pemerintah mengusulkan BIPIH Rp 69 jutaan, tapi setelah dikritisi dan dibahas bersama komisi VIII DPR RI, bisa turun hingga Rp 49 jutaan,” jelasnya.

“Maka BIPIH tahun ini kalaupun ada kenaikan tidak memberatkan calon Jemaah secara ekstrem, kalaupun ada kenaikan maksimal hanya dengan selisih seperti BIPIH tahun lalu; diusulkan Pemerintah sebesar Rp 69 jutaan, bisa turun menjadi 49 jutaan. Kini diusulkan Rp 73,5 juta, maka BIPIH nanti agar tidak lebih dari Rp 53,5 juta.

Itu bisa dilakukan dengan melakukan beragam efisiensi dengan tidak mengurangi kwalitas pelayanan terhadap jemaah haji, dan memaksimalkan lobi agar bisa dilakukan pengurangan masa tinggal jamaah selama di Saudi Arabia,” tuturnya.

Atas usulan HNW tersebut, Menteri Agama menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti kuota Temus dari mahasiswa Keislaman Timur Tengah, dengan tetap memperhatikan kompetensi mereka. Pihaknya juga akan bersama Panja Haji komisi 8 untuk mengkaji kembali usulan biaya haji agar rasional dan bisa meringankan bagi masyarakat
Calon Haji.

“Alhamdulillah kesepakatan tersebut sudah diputuskan untuk menjadi pedoman dalam pembahasan penyelenggaraan ibadah haji 1445H, yang akan dilakukan beberapa waktu ke depan dalam forum Panja BPIH Komisi VIII bersama Kementerian Agama. Penting haji 2024/1445H bisa terlaksana dengan yang lebih baik, dan sesuai aspirasi mahasiswa Indonesia di Timur Tengah, calon jemaah, juga usulan kami di komisi VIII,”tegas Hidayat.(duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.