HNW: Peringatan Maulid Nabi Muhammad, Momentum Untuk Introspeksi Para Pemimpin dan Calon Pemimpin

Wakil Ketua MPR RI Dr HM Hidayat Nur Wahid, MA menyampaikan sambutan secara virtual pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hari Sabtu (30/10/2021) yang diselenggarakan oleh DPD PKS Jakarta Selatan.

Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Ketua MPR RI Dr HM Hidayat Nur Wahid, MA menegaskan pentingnya menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperdalam cinta terhadap Nabi Muhammad SAW, untuk memperkuat komitmen menjadikan Nabi Muhammad sebagai tauladan termasuk dalam aspek kepemimpinan.

“Penting dimaknai demikian, agar para Pemimpin bisa introspeksi untuk memperbaiki kepemimpinannya dan untuk meningkatkan kualitas kepemimpinannya. Di tengah apatisme Umat dan Rakyat. Di tengah tantangan kehidupan yang makin kompleks. Termasuk akibat dari Covid-19. Dengan kita memperingati Maulid, sesungguhnya Allah memberikan kesempatan untuk perbaikan kualitas kepemimpinan, karena keteladanan Nabi Muhammad SAW selain dalam bidang akhlak juga dalam bidang kepemimpinan, bahkan sukses kepemimpinan baik dalam skala pribadi, sosial kemasyarakatan, bahkan kepemimpinan politik/kenegaraan. Ayat ke 21 dari surah al Ahzab, yang dirujuk terkait menjadikan RasuluLlah SAW sebagai tauladan, adalah bagian dari rangkaian ayat dari ayat ke 9 hingga ayat ke-27 dari surah alAhzab yang menghadirkan bukti keunggulan kepemimpinan Rasulullah SAW yang menjadi teladan dan relevan di setiap zaman dan peran. Terlebih lagi di zaman yang penuh tantangan dan polemik, sudah semestinya kita mengusahakan, mencari, dan memilih sosok pemimpin yang menerapkan model kepemimpinan Rasulullah SAW,” demikian disampaikan Hidayat yang akrab dipanggil HNW ini dalam sambutan secara virtual pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hari Sabtu (30/10/2021) yang diselenggarakan oleh DPD PKS Jakarta Selatan.

Read More

Acara yang diselenggarakan secara campuran daring dan luring ini turut dihadiri juga oleh sejumlah Ulama, di antaranya Prof KH Syukron Makmun, BA, Al Habib Abdullah Bin Ja’far Al Habsyi, KH Ghozali Mushonif, KH Sidqi Yahya, Lc, dan sejumlah ulama dan tokoh lainnya.

Turut hadir pula anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II Ustadzah Dr Hj Kurniasih Mufidayati, MSi, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Ustadz H Drs Khoirudin, MSi, Plt Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Lurah Duren Tiga, Camat dan Kapolsek Pancoran. Dalam ceramahnya, HNW menjelaskan model kepemimpinan dari keteladanan Rasulullah SAW yang telah diabadikan dalam Alquran.

“Kisah perang Ahzab yang diabadikan Allah SWT dalam Alquran mengabarkan kepada kita betapa peliknya situasi kaum muslimin saat itu, dengan banyaknya musuh, keraguan, hasutan, pengkhianatan, konspirasi, dan tindakan berbahaya lainnya dari pihak kaum musyrikin dan Yahudi Quraizhah. Namun justru disitulah Allah SWT tegaskan status beliau sebagai ‘uswatun hasanah’, yang dengan bijak memberdayakan seluruh potensi terbaik umat, mencontohkan ketakwaan, keberanian, dan ketabahan. Akhirnya jaya dan selamatlah kaum muslimin saat itu dengan peran utama kepemimpinan dan kebijaksanaan Rasulullah SAW sepanjang peristiwa menegangkan tersebut, sebuah keteladanan agung yang diabadikan Alquran, ditiru dan dijunjung oleh ‘rijal’, yakni generasi demi generasi yang meneladani beliau dengan penuh ketulusan dan kesetiaan,” jelas HNW.

HNW yang juga merupakan anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II ini berpesan kepada seluruh hadirin agar mengupayakan secara maksimal hadirnya kepemimpinan bijaksana yang meneladani Rasulullah SAW di setiap kondisi, situasi, dan peranan.

“Maka inilah tanggung jawab kita, baik bagi kader PKS maupun bagi kita semua selaku umat yang peduli tanah air, agar keteladanan Rasulullah SAW dapat dihadirkan dan menjadi inspirasi kepemimpinan bagi bangsa ini pada setiap konteks dan situasi, terutama di masa penuh tantangan dan ancaman seperti pandemi Covid-19 dan dampak-dampak pasca pandemi, atau pun meluasnya apatisme publik dan terutama generasi muda terhadap politik. Agar keteladanan Rasulullah SAW menginspirasi kejujuran, amanah, bakti dan pengabdian yang dapat dicontoh dalam menghadirkan kepemimpinan ormas, organisasi dan partai politik, dan lain-lainnya. Bahkan juga inspirasi bagi generasi milenial dan Gen Z agar tetap berani dan berakhlak, tabah dan cendekia. Dan teladan untuk kepemimpinan yang sukses bukan hanya untuk dimensi akhirat saja, tapi juga sukses saat di dunia. Keteladanan Pemimpin yang hadirkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tutup HNW. (duk)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.