Hilang Tiga Hari, Kapolsek Pajar Bulan: Andresta Mirdayanti Depresi Setelah Cerai dengan Suaminya

Senin, 17 Agustus 2020
Korban Andresta Mirdayanti semasa hidup.

Laporan: Novrico Saputra

Lahat, Sumselupdate.com – Andresta Mirdayanti (26) Binti Nustani yang jasadnya ditemukan dengan pakaian tak lengkap di pinggir Sungai Air Betung, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), diketahui sudah tiga tak pulang ke rumahnya.

Read More

Kapolsek Pajar Bulan, AKP Kusimi saat dihubungi Sumselupdate.com malam ini mengungkapkan jika korban sudah tiga hari terakhir dicari pihak keluarga lantaran tak pulang ke rumah.

Menurut Kapolsek, Andresta Mirdayanti sebelum ditemukan menjadi mayat, korban selama ini diketahui linglung atau depresi setelah bercerai dari suaminya.

Dikatakan Kapolsek, pihaknya hingga kini masih menyelidiki penyebab kematian korban.

Sebelumnya, identitas korban terkuak setelah Erni (42) sahabat ayah korban menelpon keluarganya yang datang ke rumah duka untuk melayat malam ini.

Erni mengaku sengaja menghubungi keluarganya lantaran untuk memastikan apakah korban adalah anak dari sahabatnya itu.

Jasad Andresta Mirdayanti saat hendak dievakuasi di bebatuan pinggir Sungai Air Betung, Kabupaten Lahat, Senin (17/8/2020) sore.

 

Diketahui korban yang bernama Andresta Mirdayanti tinggal di Desa Impit Bukit, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Sedangkan merupakan tetangga sebelah desa korban. Erni sendiri tinggal di Desa Pajar Bulan, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat,

Kepada Sumselupdate.com Erni mengaku meski jarang ketemu dengan korban, dia sangat mengenal perempuan malang tersebut.

Erni mengaku, kenal dengan korban setelah bersahabat dengan orangtuanya.

Petugas saat hendak mengevakuasi jasad korban.

 

Diberitakan sebelumnya, mayat Andresta Mirdayanti ditemukan seorang warga bernama Narsri (40) yang tengah memancing di bebatuan pinggir Sungai Air Betung, Kabupaten Lahat, Senin (17/8/2020) sore.

Melihat penemuan mayat itu membuat Narsri terkejut dan sontak melaporkan kasus ini ke anggota Polsek Pagaralam Selatan.

Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Pagaralam Selatan yang dipimpin Kapolsek Ipda Dian Rana Alip langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke rumah duka. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts