Tebing Tinggi, Sumselupdate.com – Ratusan perawat berstatus honorer di Kabupaten Empat Lawang yang tergabung dalam Ikatan Perawat Honor Indonesia (IPHI) mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (29/5/2017).
Maksud kedatangan mereka untuk menyampaikan aksi damai mereka sesuai dengan aksi di Jakarta 16 April lalu kepada anggota DPRD Kabupaten Empat Lawang.
Ketua koordinator aksi, Didi Permana mengatakan, kedatangan mereka ini untuk menyampaikan beberapa poin hasil aksi damai perawat di Jakarta pada 16 April lalu.
“Kami minta jangan ada diskriminasi terhadap perawat. Kami anggap di Empat Lawang masih ada, yang perlu diketahui kami ini tidak ada gaji. Kami hanya mendapat upah semisal piket dapat Rp30 ribu, itu hanya cukup untuk ongkos,” ujarnya saat menyampaikan tujuan dihadapan anggota dewan.
Poin lainnya, yakni mengangkatkan status perawat honorer menjadi PNS, lalu menetapka upah layak bagi perawat indonesia, kemudian menghapus status kerja TKS dan merevisi undang-undang ASN agar dalam pengangkatan CPNS perawat tidak berdasarkan usia tetap masa kerja. “Kami meminta tolong dewan bisa menyampaikan tujuan kami ini kepada Pemerintah,” harapnya.
Saat ini, mereka mengaku jika tidak ada asuransi dalam bekerja. Padahal kerja mereka sangat penuh dengan resiko. “Kami ini kerja penuh resiko, salah dikit dapay berbahaya, namun kami tidak dapat asuransi dalam bekerja,” sebutnya.
Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang H David Hadrianto Aljufri (HDA) menyambut baik kedatangan para perawat yang terkabung dalam IPHI. “Terima kasih adik-adik perawat ingin bersilahturahmi kepada kami di sini. Kami akan menyampaikan tujuan ini kepada pihak terkait,” ujar HDA.
Para perawat yang tergabung dalam IPHI, kata David, mulai sekarang harus belajar melengkapi data yang dibutuhkan jika nantinya ada pengangkatan PNS bagi tenaga honorer.
“Jika Kepala UPTD adik-adik bersih dan baik dalam administrasi, tentu nama kalian sebagai honorer ini tercatat dan dapat disampaikan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Empat Lawang,” paparnya.
Kedepan, lanjut David, dalam rapat Paripurna, pihaknya akan menyampaikan permasalahn asuransi bagi perawat. “Nanti kita undang pihak terkait seperti BKPSDM, lalu Dinkes, dan Sekda untuk memperjuangkan asuransi untuk para perawat,” tandasnya. (kms)











