Hasil Tracking Pasien Corona 022, Sembilan Tenaga Kesehatan dan Ibu PKK di Pagaralam Reaktif

Ilustrasi Corona

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Kasus positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 di Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan beberapa hari terakhir tidak ada penambahan.

Bacaan Lainnya

Terakhir diumumkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 adalah kasus 022. Namun hasil dari tracking kasus 022 ini Satgas mendapati sejumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Sidorejo, reaktif rapid test.

Bahkan tidak hanya itu, sejumlah ibu ibu PKK Pemkot Pagaralam  setelah dirapid test hasilnya reaktif.

Tak pelak, hasil tersebut membuat pihak Satgas Covid-19 Kota Pagaralam bergerak cepat melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mencegah penularan dengan langsung melakukan isolasi terhadap tenaga kesehatan dan ibu-ibu PKK tersebut.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Pagaralam, Drs Samsul Bahri Burlian saat dihubungi Sumselupdate.com, Selasa (13/10/2020) membenarkan jika ada tenaga kesehatan dan ibu-ibu PKK Pagaralam yang reaktif setelah dilakukan rapid test.

“Kenapa ada tenaga kesehatan dan ibu PKK yang reaktif, hal ini karena sebelum pasien 022 dinyatakan positif, ada salah satu tenaga kesehatan yang ikut mengantar pasien 022 itu. Namun saat itu tenagah kesehatan tersebut tidak tahu jika kasus 022 ini positif Covid-19,” jelasnya.

Sehingga ketika kasus 022 dinyatakan positif Corona, tenaga kesehatan tersebut langsung melakukan rapid test dan hasilnya reaktif.

“Kenapa akhirnya ada ibu-ibu PKK juga reaktif karena tenaga kesehatan yang baru melakukan rapid test ini, sebelumnya ada kegiatan PKK di Desa Jokoh tersebut,” beber Samsul Bahri lagi.

Pastinya, setelah rapid test tenaga kesehatan ini langsung melakukan isolasi mandiri bersama suaminya yang juga ASN Pemkot Pagaralam yang rapid testnya ikut reaktif.

Samsul mengungkapkan juga kenapa akhirnya ada tenaga kesehatan Puskemas Sidorejo yang reaktif, karena saat kegiatan PKK banyak melibatnya tenaga kesehatan di puskesmas itu.

“Hal inilah yang membuat banyak tenaga kesehatan dan ibu-ibu PKK yang rapid tesnya reaktif. Saat ini semua yang reaktif rapid test sudah kita swab test dan sampel swabnya sudhk kita kirim ke Palembang. Mereka pun sudah diisolasi mandiri,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pagaralam, Taswin membenarkan jika ada tenaga kesehatan Puskesmas Sidorejo yang reaktif.

“Ya ada yang reaktif, sementara itu yang hasilnya terlihat jelas di alat repid test hasilnya reaktif ada sembilan orang dan sudah kita isolasi,” jelasnya.

Satgas Covid-19 sudah melakukan rapid tes terhadap sekitar 30 tenaga kesehatan di Puskesmas Sidorejo tersebut.

“Dari 30 tenaga kesehatan tersebut tampak jelas hasilnya reaktif ada sembilan orang. Sedangkan sisanya ada yang non reaktif namun ada juga yang samar-samar atau kurang jelas,” katanya.

Melihat hasil ini, tambah Samsul, Dinkes Pagaralam akan melakukan rapid test ulang terhadap tenaga kesehatan yang hasilnya samar atau belum jelas.

Warga yang berdomisili di Dusun Tanjung Aro, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, Sumsel ercatat sebagai pasien 022.

Pasien 022 dinyatakan positif Corona sesuai dengan hasil pemeriksaan Balai Besar Laboratorium Palembang (BBLP).

“Saat ini pasien 022 sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya, dan dia memiliki riwayat tinggal di Kecamatan Pagaralam. Pasien 022 adalah kasus baru dan tidak ada hubungannya dengan kasus tracking dengan kasus sebelumnya. Mari kita doakan pasien segera sembuh,” kata Samsul Bahri. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.