Palembang, Sumselupdate.com – Sebanyak 20 pedagang dan lima warga di Pasar Kebon Semai Sekip Jaya Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19.
Juru bicara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, Yudhi Setiawan menyebutkan 25 pedagang dan warga ini positif Corona hasil swab test dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang.
“Semua dari hasil swab test yang dilakukan serentak untuk keduanya. Pemeriksaan juga hasil tindak lanjut rapid tes yang reaktif sejak tahap pertama,” katanya, Kamis (11/6/2020).
Yudhi mengatakan, hasil 25 orang positif tersebut berasal dari total sampel atau spesimen sebanyak 39 orang termasuk yang hanya melakukan rapid test.
“Jadi 39 ini, 30 orang swab test dan 9 rapid test. Hasil swab test 30 spesimen keluar hasilnya hanya ada lima yang negatif,” jelasnya.
Meski pemeriksaan test juga diikuti masyarakat sekitar, menurut Yudhi, hasil uji laboratorium menunjukkan kasus positif didominasi oleh pedagang Pasar Kebon Semai Sekip Jaya Palembang.
“20 orang adalah pedagang, jadi betul memang sebagian besar adalah pedagang di sana. Kondisi yang positif ini dalam keadaan baik dan tanpa gejala, info langsung kepala Puskesmas Sekip, semuanya sedang menjalani isolasi mandiri di rumah,” jelas dia.
Yudhi menerangkan, dengan adanya penambahan positif. Tentu upaya tracking masif akan terus dilakukan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terutama dalam klaster pasar di Palembang.
“Tentunya yang akan kita cari pertama adalah orang yang ada kontak positif dengan kasus positif sebelumnya. Dari situ tracking akan terus berlanjut ke yang lain,” terang dia.
Meski penularan virus Corona menular dengan cepat, Dinkes Palembang mengatakan klaster pasar masih masuk kategori terkendali. Hal ini karena riwayat penyebarannya jelas dan mudah untuk dilacak.
“Sejauh ini pasar di Palembang masih terkendali. Dalam artian mereka yang positif memang ada riwayat kontak dengan pasien positif sebelumnya,” ujar dia.
Nanti misalnya banyak ditemukan yang positif, Yudhi menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan dilanjutkan survei lanjutan.
“Pantauan lagi ke pasar-pasar lain walaupun tidak ada riwayat kontak,” tandas dia. (ron)











