Hasil Operasi Jari Bayi AA Membusuk, Tak Bisa Disambung Lagi

Jumat, 10 Februari 2023
Titis Rachmawati.

Laporan: Candra Budiman

Palembang, sumselupdate.com – Setelah dilakukan operasi penyambungan jari kelingking bayi AA yang putus akibat kelalaian seorang perawat RS yakni D, ternyata hasil operasi dan saat dibuka perbannya, pada Jumat (10/2/2023) pagi, jari kelingking bayi tersebut membusuk.

Read More

Pembuktian itu, berdasarkan hasil operasi yang dilakukan tim dokter RS Muhammadiyah yang menyatakan jari kelingking pasien AA bayi perempuan berusia 8 bulan yang putus tergunting oleh oknum perawat tak bisa disambung dan membusuk.

Orangtua AA yakni Suparman (38), melalui kuasa hukumnya Titis Rachmawati, ketika mengetahui hal itu langsung mendatangi RS Muhammadiyah Palembang, guna melihat langsung kondisi AA.

“Benar saat sudah mendapatkan informasi tersebut dan langsung ke sini melihat kondisi AA,” ungkap Titis Rachmawati, ketika ditemui didepan kamar VIP ruang Ibnu Sina 2, tempat bayi AA dirawat.

Menurut Titis, dari hasil operasi dan membuka perban, di dapati daging yang terputus akibat perawat DN itu sudah membusuk.

“Hasil buka perban, daging yang putus itu sudah membusuk, dan anak klien saya sudah bisa dipastikan mengalami cacat permanen, dan akibat peristiwa ini AA tidak memiliki kuku,” terang Titis.

Bahkan dari keterangan kedua orang tua korban, lanjut Titis, ketika kejadian jari kelingking korban AA terputus, ternyata gunting yang digunakan saat membuka infus bukanlah gunting medis.

“Gunting yang digunakan bukan gunting medis, di sini saja sudah salah,” tuturnya.

Selain itu, Titis juga sangat menyayangkan terkait adanya statement dari anggota Komisi 5 DPRD Sumsel, yang mengatakan peristiwa yang dialami korban AA tidak terlalu parah dan yang tergunting hanya seruas kuku.

“Sebagai oknum anggota dewan, seolah-olah tidak ada perlu disalahkan di sini dan tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Terkesan menggiring kami untuk memilih berdamai. Ini ada prosesnya dan lihat kondisi AA yang hingga kini butuh perawatan pihak rumah sakit,” pungkasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts