Hari Azwar: Publik harus Bijak Menyikapi Isu Buku Merah

Rabu, 17 Oktober 2018
Hari Azwar

Palembang, Sumselupdate.com – Kabar dugaan aliran dana Basuki Hariman ke petinggi kepolisian ramai dibicarakan sejak Indonesialeaks merilis laporan hasil investigasi. Indonesialeaks didirikan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara dan Tempo Institute.

Jaringan media investigasi itu mengulas sebuah buku bersampul merah yang diduga berisi catatan aliran dana pengusaha Basuki Hariman kepada sejumlah pejabat negara termasuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian. ‘Buku Merah’ ini sendiri, terus jadi perbincangan hangat.

Terkait hal ini, Hari Azwar aktivis pemuda asal Sumsel angkat bicara. Dirinya mengajak masyarakat luas agar jangan terlalu cepat menyimpulkan.

“Masyarakat baiknya jangan terlalu cepat menyimpulkan, apalagi bertindak provokatif serta menyebarkan isu-isu yang belum tentu kebenarannya,” ujar Hari saat dihubungi, Rabu (17/10/2018).

Dirinya pun mengajak publik agar lebih bijak serta berprasangka baik terhadap apapun yang terjadi belakangan ini.

“Publik juga harus bisa lebih bijak menyikapi apapun peristiwa yang terjadi dewasa ini. Ditambah lagi respon pihak Kepolisian terhadap hal ini sangat cepat, dan patut diapresiasi. Hal ini dibuktikan dengan hasil yang didapati oleh polisi bahwa Buku Merah itu hanya sebagai buku catatan perusahaan direksi dan tidak termasuk sebagai jurnal pemeriksaan,” ujar mantan Kabid PAO PB HMI ini.

Sebagaimana diketahui, polisi telah membantah hasil investigasi Indonesialeaks terkait skandal perobekan buku merah tersebut. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan menjelaskan buku merah itu hanya sebagai buku catatan perusahaan direksi dan tidak termasuk sebagai jurnal pemeriksaan. (adm3/dtc)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts