Laporan: Novrico Saputra
Pagaralam, Sumselupdate.com – Jelang bulan suci Ramadhan 1442 hijriyah kenaikankan bahan pokok menjadi perhatian serius pemerintah baik pusat maupun daerah.
Untuk itu pihak pemerintah harus memantau harga agar tidak ada kenaikkan bahan pokok yang dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk mendapat keuntungan.
Tidak ingin hal tersebut terjadi di Pagaralam jelang bulan suci Ramadhan, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni bersama Disperindagkop melakukan pemantauan harga bahan pokok di sejumlah pasar dan agen yang ada di Pagaralam.
Dari hasil pemantauan Wako, masih ada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikkan seperti telur, daging ayam dan daging sapi. Namun ada juga kebutuhan yang mengalami penurunan seperti bawang merah dan sayur-mayur.
Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni mengatakan, kegiatan pemantauan pasar jelang Ramadhan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan bahan pokok tercukupi selama bulan suci Ramadan.
“Berdasarkan hasil pemantauan kita kebutuhan pokok dipastikan akan cukup sampai jelang ramadhan ini. Namun kita tetap memantau selama Ramadhan nanti agar semua stok tercukupi,” ujar Wako.
Namun dikatakan Wako, saat ini ada beberapa kebutuhan yang mengalami kenaikkan seperti daging baik ayam dan sapu serta telur.
“Memang ada kebutuhan yang mengalami kenaikkan namun tidak signifikan. Hal ini berimbas dari adanya kegiatan pembagian sembako disejumlah wilayah. Namun di Pagaralam kenaikan masih di ambang normal,” katanya.
Wako menegaskan jika ada kenaikkan bahan pokok yang tidak sesuai maka Pemkot akan melakukan operasi pasar untuk menekan harga kenaikkan tersebut.
Salah satu pedagang ayam di Pasar Nendagung, Julek mengatakan, memang ada kenaikkan harga jelang ramadan ini. Seperti harga ayam dari Rp3.800 menjadi Rp40.000 perekor.
“Selain ayam, harga daging juga mengalami kenaikkan dari Rp110 ribu menjadi Rp120 ribu per kilogram,” katanya. (**)











