PALI, Sumselupdate.com – Sejumlah dealer resmi penjualan sepeda motor yang ada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengaku penjualan sepeda motor sejak harga getah karet menurun terus merosot. Tentunya hal ini membuat lesu pengusaha yang bergerak di bisnis penjualan kendaraan bermotor roda dua.
Seperti diutarakan Wawan, Marketing Dealer Anugerah Kencana Motor (AKM) Pos Pendopo Cabang Muara Enim yang berada di depan lapangan Ampera Talang Ubi, bahwa dalam bulan Juli, hanya ada 60 unit sepeda motor yang terjual.
“Padahal promo telah dilakukan pihak leasing, yang menawarkan DP murah. Namun konsumen tetap sepi,” ungkap Wawan.
Hal ini diakui karena imbas dari belum membaiknya harga getah karet.
“Konsumen kami rata-rata dari kalangan petani, dan ketika harga getah karet meningkat, penjualan sepeda motor juga meningkat, bisa mencapai 80-90 unit setiap bulannya. Untuk saat ini, mungkin para petani enggan untuk membeli sepeda motor baik secara kontan maupun kredit, karena untuk menutupi kebutuhan hidup saja mungkin masih kurang,” jelasnya.
Diketahui, harga getah karet di kalangan petani di wilayah Bumi Serepat Serasan belum juga menandakan akan meningkat, terpantau harga getah mingguan di kisaran Rp 6.500-7.000/kilogram. Murahnya harga getah karet selain menurunnya penjualan sepeda motor, juga mempengaruhi transaksi di pasar-pasar baik pasar Inpres maupun pasar kalangan.
“Jangankan beli motor, untuk beli beras saja kami kewalahan. Sebab, sudah sekian lama, harga getah belum juga naik, ditambah musim kemarau saat ini yang justru mengurangi produksi getah, sehingga penghasilan kami makin menurun,” keluh Dedi, salahsatu petani karet asal Talang Ubi. (adj)











