Reses ke Trans Batumarta, Ketua DPRD OKU Terima Keluhan Rendahnya Harga Karet

Selasa, 13 Desember 2022
H. Marjito Bachri bersilaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat Trans Batumarta Unit 1, Kabupaten OKU

Baturaja, sumselupdate.com – Ketua DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Ir. H. Marjito Bachri melakukan Reses Masa Persidangan ke-1 Tahun Anggaran 2022 di Trans Batumarta Unit 1 Dapil lll pada Senin (12/12/2022).

Turut hadir dalam reses tersebut anggota Fraksi Gerindra lainnya Parwanto dan Parwin, serta Pembina DPC Partai Gerindra OKU Syukri Holil. Selain itu, hadir juga tokoh masyarakat Trans Batumarta Unit 1, Kepala Desa Batu Winangun, para Ustad, dan alim ulama.

Read More

Marjito Bachri yang juga Ketua DPC Gerindra Kabupaten OKU pada sambutannya mengatakan, kegiatan reses ini merupakan bagian dari tanggung jawab yang diamanahkan oleh undang-undang. Anggota DPRD dalam tiga kali setahun harus reses dan menyerap aspirasi masyarakat.

“Tentunya dalam kesempatan ini masyarakat dibuka seluas-luasnya untuk menyampaikan keluh-kesah ataupun usulan-usulan kepada dewan yang ada di Dapil 3, terkhusus di Batumarta Unit 1 ini”, ujar Marjito.

Sementara itu, Parwanto yang juga Sekretaris DPC Partai Gerindra OKU, sempat menyampaikan kepada masyarakat bahwa Ketua DPRD OKU H. Marjito Bachri akan mencalonkan diri sebagai Bupati 2024 nanti. Untuk itu, pihaknya mohon pamit dan dukungan seluruh masyarakat atas pencalonan pada Pilbup 2024 nanti.

Pada sesi tanya jawab, Karto, salah satu warga berprofesi petani karet, menyampaikan keluhannya mengapa harga karet bisa sangat murah, tidak sebanding dengan tenaga dan modal yang dikeluarkan untuk berkebun’

“Saya selaku petani kecil meminta agar harga karet hendaklah dinaikkan, Pak dewan” ucapnya.

Menjawab pertanyaan tersebut, Parwin mengaku ikut sedih mengingat harga karet sangat murah. Kondisi ini telah diketahui pihaknya, mengingat sudah ada instruksi Pak Prabowo agar para kader selalu memantau harga barang atau sembako.

“Harga-harga komoditi seperti karet iini akan kami laporkan ke Beliau (Pak Prabowo) bahwa harga karet ini terlalu rendah. Terkadang saya sedih karena mengingat hasil jual karet ini tidak cukup untuk pupuk”, timpalnya.

Dia berharap dengan adanya masukan dari daerah ini, ke depan akan ada kebijakan nasional yang bisa mensejahterakan petani karet, bukan hanya di Batumarta saja tetapi juga di seluruh Indonesia. (ril)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts