Harga Emas di Palembang Sentuh Rp12,2 Juta per Suku, Warga Pilih Jual Dibanding Beli!

Writer: - Rabu, 1 Oktober 2025
Harga emas perhiasan mengalami kenaikan. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Harga emas perhiasan di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mencetak rekor tertinggi.

Per Rabu hari ini (1/10/2025), harga emas perhiasan tembus Rp12,2 juta per suku atau sekitar 6,7 gram.

Read More

Kenaikan harga yang signifikan ini membuat tren di masyarakat bergeser. Alih-alih membeli emas, banyak warga justru memilih menjual simpanannya untuk memanfaatkan momentum harga tinggi.

Desy, pegawai Toko Emas Golden, menyebut sejak harga emas menyentuh Rp11 jutaan per suku, warga mulai berbondong-bondong menjual emas.

Meski demikian, permintaan pembelian emas masih ada, terutama untuk kebutuhan mahar pernikahan.

“Yang beli tetap ada, tapi yang jual lebih banyak dari biasanya. Selain karena harga naik, sebagian juga menjual karena butuh dana,” jelas Desy.

Hal serupa disampaikan Awi, pemilik Toko Emas Makmur Jaya Palembang. Menurutnya, kenaikan harga emas dalam sebulan terakhir benar-benar di luar prediksi.

“Dulu meski harga naik, orang tetap beli karena yakin masih bisa naik lagi. Tapi sekarang justru banyak yang menjual karena khawatir harga bisa turun mendadak,” kata Awi.

Faktor Global dan Inflasi

Awi menambahkan, harga emas dunia yang berhasil menembus level psikologis 3.800 dolar AS per troy ons menjadi salah satu pemicu lonjakan harga emas di dalam negeri.

Kondisi ini mendorong tren buy back (jual kembali emas) lebih tinggi ketimbang pembelian.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Moh. Wahyu Yulianto, menegaskan kenaikan harga emas perhiasan turut memengaruhi inflasi daerah. Dari data inflasi Agustus 2025, emas perhiasan menjadi penyumbang utama inflasi Sumsel yang tercatat 3,04 persen.

“Harga emas naik, mendorong inflasi dan sampai saat ini emas perhiasan masih menjadi kontributor terbesar kenaikan harga komoditas di Sumsel,” kata Wahyu.

Simpan atau Jual?

Lonjakan harga emas yang terus terjadi membuat masyarakat berada pada dilema: mempertahankan simpanan dengan risiko harga turun, atau menjual demi keuntungan jangka pendek.

Para pelaku usaha emas memprediksi tren jual akan terus mendominasi selama harga emas berada di level tertinggi sepanjang tahun ini.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts