Handphone Belum Sempat Terjual, Pelaku Jambret Ini Dibekuk Polisi

Selasa, 8 Agustus 2023

Laporan : Candra Budiman

Palembang, Sumselupdate.com- Seorang residivis kasus curanmor bernama M Prayogi (20), warga jalan Sabar Jaya Kecamatan Mariana Kabupaten Banyuasin kembali harus mendekam di dalam sel tahanan Polsek Plaju Palembang.

Read More

Hal itu lantaran pelaku telah melakukan aksi jambret Handphone milik korbannya Suci Nasywa Gani (18), warga jalan DI Panjaitan, lorong Keluarga, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju Palembang, pada Minggu (1/8/2023) lalu, sekitar pukul 16.30 WIB.

Prayogi ditangkap anggota Opsnal Polsek Plaju, pimpinan Kanitres Ipda Husin, Senin (7/8/2023) siang, saat nongkrong di pasar Modern Plaju Palembang, beserta barang bukti 1 unit Handphone milik korban, yang ditemukan tersimpan di saku celana pelaku.

Kapolsek Plaju Palembang, Iptu Hendri, di dampingi Kanitres Ipda Husin, mengatakan aksi jambret yang dilakukan pelaku berawal saat korban sedang asik bermain Handphone. Lalu, tiba-tiba datang pelaku dan langsung merampas Handphone dari tangan korban.

“Setelah berhasil merampas Handphone, pelaku pun langsung melarikan diri dengan sepeda motornya. Tak terima, korban pun melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Plaju,” ujar Iptu Hendri, saat press release, pada Selasa (8/8/2023).

Setelah menerima laporan dari korban, lanjut Hendri, anggotanya langsung melakukan penyelidikan. “Ketika keberadaan pelaku berhasil diketahui, pelaku pun langsung kita tangkap saat berada di kawasan pasar modern Plaju. Setelah kita periksa, tenyata pelaku ini merupakan Residivis kambuhan kasus Curanmor,” jelasnya.

Selain mengamankan pelaku, lanjut Hendri, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah unit Handphone milik korban merek Samsung seharga Rp 4 juta. “Untuk barang bukti Handphone milik korban ditemukan di saku celana pelaku saat ditangkap. Atas ulahnya pelaku akan dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan penjara 5 tahun,” tegas Hendri.

Sedangkan pelaku Prayogi, mengaku terpaksa melakukan jambret karena tidak ada pekerjaan. “Rencana Handphone itu hendak saya jual, dan uangnya untuk makan sehari-hari,” tutupnya singkat. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts