Hadiri Deklarasi Damai, Bupati OKU Minta Panitia Pilkades Netral

Calon kepala desa yang akan bertarung di Pilkades mengikuti Deklarasi Damai di Gedung Kesenian Baturaja OKU, Rabu (26/2/2020).

Baturaja, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar Deklarasi Damai dalam rangka Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak OKU tahun 2020 di Gedung Kesenian Baturaja OKU, Rabu (26/2/2020).

Dekralasi damai tersebut dihadiri Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis, Forkopimda OKU, Asisten, OPD, Kabag, Camat, Muspika, Calon Kepala Desa se-Kabupaten OKU, BPD, Panitia Pilkades serta undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kab OKU Drs Slamet Riyadi, MSi mengatakan, pilkades serentak 2020 bakal diikuti 246 calon kepala desa dari 74 desa di OKU.

Dikatakan Slamet Riyadi deklarasi damai pilkades ini dasar hukumnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 tahun 2014 tentang pilkades sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 65 tahun 2017.

Payung hukum lainnya Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2018 tentang perubahan kedua atas Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2015 tentang pilkades Peraturan Bupati Nomor 71 tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Bupati Nomor 12 tahun 2018 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pemilihan kepala desa.

“Tujuan deklarasi damai mewujudkan komitmen bersama untuk mensukseskan pemilihan kepala desa serentak Kabupaten OKU Tahun 2020 dan membuat kesepakatan bersama untuk mematuhi dan melaksanakan setiap tahapan Pilkades secara damai, sopan, bermartabat, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis dalam sambutannya mengatakan, deklarasi ini merupakan wujud komitmen bersama untuk mensukseskan pesta demokrasi di tingkat desa ini.

Momentum ini untuk membuktikan adanya persatuan dan kesatuan, serta semangat kebersamaan dalam mewujudkan Pilkades yang damai, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil dan sukses tanpa ekses.

“Saya mengimbau jangan sampai panitia pilkades condong ke salah satu calon, harus bersikap netral, agar pelaksanaan pilkades bisa berjalan aman dan lancar. Di samping itu, saya mewanti-wanti para cakades dapat bersaing dengan mengikuti Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku. Sehingga, semua tahapan yang dilalui sesuai dengan koridor hukum,” tutupnya. (arm)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.