Makassar, Sumselupdate.com – PSM Makassar sukses menaklukan Sriwijaya FC dalam laga lanjutan pekan ke tujuh di Stadion Andi Matalata, Minggu (21/5/2017).
Namun, kemenangan Juku Eja sangat kontroversi. Betapa tidak, ketika pertandingan dirasa akan berakhir imbang, wasit Hadiyana asal Bekasi memberikan hadiah penalti bagi tuan rumah di menit ke 95.
Padahal dari streaming youtube, tidak ada pelanggaran serius terhadap pemain PSM Makasar. Meski ada perebutan bola di udara antara Hamkah Hamzah dan Yanto Basna, namun hal itu terlihat normal, tapi wasit yang memimpin pertandingan tetap memberikan hadiah penalti bagi tuan rumah.
Seluruh pemain Sriwijaya FC sempat melakukan aksi protes dan pertandingan sempat terhenti selama 15 menit, akan tetapi ekseskusi penalti tetap dilanjutkan. Reinaldo Elias yang bertindak sebagai algojo berhasil menjebol gawang Sandy Firmansyah.
Skor 1-0 untuk kemenangan PSM Makassar menambah torehan 16 poin di puncak klasemen. Namun gol penalti yang dibuat tuan rumah itu dianggap gol haram oleh pendukung Sriwijaya FC yang menonton dari streaming youtube.
Banyak komentar yang menyalahkan wasit yang berat sebelah dalam mengambil keputusan. Sejak kick off dimulai, tuan rumah banyak membuat serangat ke jantung pertahanan Laskar Wong Kito. Beberapa kali ujung tombak PSM melakukan percobaan, namun selalu gagal karena tak menemui sasaran.
Pertandingan pun berjalan keras setelah penjaga gawang Sriwijaya FC, Teja Paku Alam harus mendapat benturan dari anak asuhan pelatih Robert Rene Albert. Bahkan Teja tak dapat melanjutkan pertandingan dan digantika Sandy Firmansyah di menit 35.
Skor kacamata bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, SFC mulai berani menekan pertahanan PSM. Namun selalu digagalkan barisan pertahanan tuan rumah yang memang kokoh. Counter Attack menjadi andalan tim tamu untuk mendobrak benteng pertahanan Juku Eja.
Setelah 90 menit waktu normal berakhir, wasit memberikan 5 menit tambahan waktu. Namun tanpa diduga justru wasit Hadiyana yang memimpin pertandingan meniup peluit tanda pelanggaran, padahal jelas hakim garis tak mengangkat bendera.
Sontak semua penggawa Sriwijaya FC terkejut dan melakukan aksi protes. Alhasil eksekusi tetap dilakukan dan Reinaldo Elias sukses menambah pundi-pundi gol di jajaran top skor sementara. (tra)











