Laporan: Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Pasca-aksi demonstrasi yang berlangsung di Holywings Palembang, Rabu (29/6/2022), para ulama besar di Palembang yang tergabung dalam Majelis Asatidz Pecinta Umat Rasulullah (Maspuroh) mendatangi DPRD Kota Palembang, Kamis (30/6/2022).
Tuntutan massa aksi yang meminta Holywings yang berada di Jalan R Soekamto Kecamatan Ilir Timur II, Palembang ditutup permanen, yang telah diketahui bahwa statusnya hanya tutup sementara.
“Perjuangan kita di DPRD ini atas keberadaan tempat maksiat dan promo yang dibuat Holywing mencantumkan nama promo Nabi Muhammad. dan juga keberadaannya tidak sesuai dengan perizinannya,” ujar salah satu ulama besar Palembang, Habib Mahdi.
Ia mengungkapkan, DPRD harusnya segera menindaklanjuti tuntutan pihaknya untuk menegakkan aturan ataupun regulasi terhadap pihak Holywings Palembang.
“Bila tempat ini terus ada bagaimana generasi kita akan rusak. Ada aturan tapi tidak dijalani buat apa. Mending uangnya untuk buat yang lain,” jelasnya.
Ia juga menegaskan, bahwa Holywings Palembang untuk tutup permanen meskipun ke depan mereka berganti nama.
“Apapun namanya nanti, pemerintah dan rakyat sudah cerdas. dan tegas menutup permanen,” cetusnya. (**)











