Pagaralam, Sumselupdate.com – Gunung Dempo yang menjadi ikon Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, dalam beberapa hari terakhir sulit terlihat dari sejumlah wilayah kota. Pemandangan tersebut terjadi akibat asap yang menyelimuti udara sejak pagi hingga sore.
Pantauan Sumselupdate.com, lapisan asap tampak menggantung di atas wilayah Kota Pagaralam. Kondisi itu membuat jarak pandang ke arah Gunung Dempo terbatas, bahkan pada siang hari ketika biasanya gunung terlihat jelas dari berbagai sudut kota.
Meski demikian, kondisi tersebut dipastikan bukan disebabkan adanya titik api yang terdeteksi di wilayah Kota Pagaralam.
Kapolres Pagaralam AKBP Adam Purbantoro mengatakan, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, tidak ditemukan hotspot atau titik api di wilayah Kota Pagaralam.
“Untuk saat ini situasi di Kota Pagaralam tidak ada titik hotspot api. Asap yang ada di atas udara Kota Pagaralam kemungkinan merupakan asap kiriman dari beberapa titik di wilayah Sumatera Selatan,” ujar Adam, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, asap dari wilayah lain yang terbawa angin kemudian menyelimuti udara Kota Pagaralam. Kondisi tersebut turut mengganggu pandangan masyarakat terhadap Gunung Dempo.
Gunung Dempo selama ini menjadi salah satu ikon sekaligus daya tarik wisata Kota Pagaralam. Keberadaan gunung yang berada di kawasan pegunungan tersebut menjadi bagian penting dari lanskap kota.
Karena itu, kondisi ketika Gunung Dempo sulit terlihat dari tengah kota menjadi pemandangan yang tidak biasa bagi masyarakat maupun pengunjung.
Meski tidak ditemukan hotspot di wilayah Kota Pagaralam, Kapolres tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi lingkungan yang mudah terbakar.
Ia mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Pagaralam agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Jangan membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar dan selalu berhati-hati dalam situasi apa pun,” tegasnya.
Menurut Adam, pencegahan kebakaran membutuhkan peran masyarakat. Sumber api sekecil apa pun berpotensi memicu kebakaran apabila berada di kawasan yang mudah terbakar dan tidak segera ditangani.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan adanya sumber api atau indikasi kebakaran di lingkungan sekitar.
Untuk sementara, Gunung Dempo masih tertutup asap. Warga berharap kondisi udara segera kembali normal sehingga panorama gunung kebanggaan Kota Pagaralam dapat kembali terlihat jelas.
(**)











