Gunakan Dana Covid untuk Berjudi, Kades di Musirawas Terancam Hukuman Mati

Suasana persidangan korupsi dana bansos

Palembang, Sumselupdate.com – Diduga memakai dana covid-19 pada tahun 2020, Terdakwa Askuri bin Salimin Kepala Desa Sukowarno di Kabupaten Musirawas, terancam hukuman mati.

Di hadapan majelis hakim Tipikor Palembang yang diketuai Sahlan Effendi, SH, MH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lubuklinggau, menghadirkan terdakwa Askuri untuk disidang dengan agenda pembacaan dakwaan oleh JPU.

Bacaan Lainnya

Dalam dakwaannya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebutkan, bahwa terdakwa selaku kepala desa pada bulan Mei 2020 telah menggunakan Dana Desa Tahap II dan III senilai Rp 187,2 juta. Salah satunya digunakan untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 warga Desa Sukowarno. Akan tetapi dana Covid-19 tersebut tidak dibagikan oleh terdakwa ke warganya.

“Oleh terdakwa dana tahap II dan III yang sejatinya diberikan Rp 600 ribu per Kartu Keluarga (KK) oleh terdakwa digunakan untuk keperluan pribadi terdakwa seperti membayar hutang pribadi, judi togel, judi remi dan lain-lain,” kata JPU dalam dakwaannya.

Atas perbuatannya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lubuklinggau Yuriza Antoni SH menjerat terdakwa melanggar pasal 2 Ayat (1) atau pasal 3 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun sebagaimana pasal yang didakwakan terhadap terdakwa, diancam dengan pidana penjara maksimal 20 tahun atau merujuk pada peraturan presiden tentang penyalahgunaan dana Covid-19 terdakwa terancam pidana mati.

Setelah mendengarkan dakwaan penuntut umum, penasihat hukum terdakwa Supendi, SH, MH, tidak mengajukan pembelaan atas dakwan.

Kemudian majelis hakim yang diketuai Sahlan Effendi SH MH, menunda sidang pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi yang akan dihadirkan oleh penuntut umum. (ron)

PDIP

PKB

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.