Baturaja, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru meminta kepala daerah baik bupati maupun walikota untuk menurunkan angka kemiskinan satu digit.
Hal tersebut dikemukakan Gubernur Sumsel virtual meeting bersama bupati dan walikota se-Sumsel dalam rangka pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi Sumsel tahun 2020, Senin (27/4/2020).
Di OKU, virtual meeting diikuti Bupati Drs H Kuryana Azis didampingi, Sekda, Bappelitbangda, dan OPD di ruang induk rumah dinas Bupati OKU.
Dalam video Conference di Ruang Command Centre Pemprov Sumsel, hari ini, Herman Deru mengatakan, seluruh kepala daerah harus fokus menurunkan angka kemiskinan dari dua digit menjadi satu digit.
Herman Deru menjelaskan pada tahun 2020 ini ada dua hal penting yang harus diperhatikan yaitu angka kemiskinan pada tahun 2019 sebesar 12,56 persen lebih tinggi dari nasional sebesar 9,22 persen. Serta masih ada 16 kabupaten dan kota dengan angka kemiskinan di atas nasional.
Pada kesempatan itu, Herman Deru mengingatkan juga agar kepala daerah fokus terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumsel 70,02 yang masih rendah dari nasional.
Dikatakan Herman Deru, Provinsi Sumsel menetapkan lima prioritas pembangunan pada tahun 2020, di antaranya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), dan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
Prioritas pembangunan lainnya adalah penguatan konektivitas infrastruktur dan energi, pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan pengurangan kemiskinan, peningkatan kedaulatan pangan, dan pariwisata, kualitas lingkungan hidup, serta stabilitas keamanan, dan kehidupan beragama.
Terkait hal itu, Gubernur Sumsel minta agar semua perencanaan maupun program yang akan dilaksanakan harus matang, dan terarah, untuk itu semua program maupun perencanaan harus terfokus pada penurunan angka kemiskinan di Sumsel dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (arm)











