Grebek Pesta Seks Gay, Polisi Sita Pelumas, Kondom Hingga Selimut

Minggu, 14 Januari 2018
Suasana petugas Polres Cianjur menggerebek pesta seks sesama jenis di sebuah villa di kawasan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (13/1). (detikcom)

Cianjur, Sumselupdate.com – Polres Cianjur menggerebek pesta seks sesama jenis di sebuah villa di kawasan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (13/1). Sejumlah barang bukti diamankan dalam penggerebekan tersebut.

“Berdasarkan hasil penyelidikan Sat Reskrim Polres Cianjur berhasil mengamankan beberapa minuman keras, dan beberapa alat kontrasepsi di lokasi penggerebegan. Selanjutnya para pria tersebut diamankan dan dibawa ke Polres Cianjur untuk dimintai keterangan,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Minggu (14/1/2018).

Read More

Selain itu polisi juga mengamankan beberapa buah handphone berbagai merek.

Ada juga barang bukti lainnya seperti 1 buah gel/pelumas, 2 buah parfum, sebuah hand body, sebuah deodoran, sebuah bedak, 10 botol Anggur Merah Cap Orang Tua, sebuah handuk dan sebuah selimut.

Ada lima orang laki-laki yang ditangkap dalam penggerebekan tersebut. Dari 5 orang itu, ada 1 orang yang masih di bawah umur.

Kapolres Cianjur AKBP Soliyah melalui sambungan telepon dengan detikcom, mengungkapkan penggrebekan dilakukan setelah mendapat informasi akurat yang diberikan patroli siber Polres Cianjur.

Setelah melakukan pemantauan lebih dari dua jam, akhirnya polisi masuk dan langsung mengamankan lima orang laki-laki yang saat itu dalam kondisi tanpa pakaian.

“Posisinya telanjang, saling megangin. Begitu tahu anggota saya masuk mereka langsung jerit-jerit kaget. Petugas langsung melempari mereka pakai handuk dan pakaian yang berserakan untuk nutupin ,” kata Kapolres Cianjur AKBP Soliyah.

Menurutnya untuk menghindari kecurigaan lingkungan sekitar, pelaku masuk satu per satu ke vila itu. Setelah dipastikan tidak ada lagi yang masuk ke dalam villa, polisi lalu bergerak.

“Kita peroleh dulu data masing-masing mereka, berdasar laporan dari patroli siber. Setelah dipastikan mereka masuk semua, saya merintahkan untuk langsung melakukan penjagaan di semua titik pintu keluar dari dalam villa. Sebagian anggota bersama saya langsung masuk dari pintu depan,” lanjut Soliyah.

Dari lima pelaku, satu di antaranya berusia masih remaja dan berstatus sebagai pelajar. “Tentu ini memantik keprihatinan kita semua, ada satu pelaku berusia masih remaja. Kepolisian hadir dalam masalah ini mencegah masalah ini berkembang menjadi penyakit di masyarakat,” pungkasnya. (hyd)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts