Kendari, Sumselupdate.com- Pelatihan pengenalan bahan peledak bagi sekuriti Universitas Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara berujung duka. Bom yang dipakai untuk latihan meledak.
“Empat Orang meninggal dunia,” kata Kapolda Sultra Brigjen Agung Sabar yang dikonfirmasi detikcom, Selasa (29/3).
Menurut dia, di Universitas Haluoleo sedang ada pelatihan dasar satpam selama 20 hari. Pelatihan sudah berjalan 10 hari.
“Salah satu materinya adalah pengenalan bahan peledak. Pada saat persentase oleh instruktur, ada dua instruktur, yang satu menjelaskan, yang satu memegang bahan peledak,” jelas Agung.
“Menurut saksi, yang dipegang tiba-tiba meledak, bentuknya granat,” jelas dia. Peristiwa ini terjadi pukul 15.30 WIB. (hyd)











