Gergaji Jerjak Kamar Mandi, 4 Tahanan BNN Asahan Kabur

Kamis, 16 Maret 2017
Ilustrasi

Medan, Sumselupdate.com – Empat tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, kabur setelah menggergaji jerjak besi lubang udara kamar mandi setinggi empat meter yang ada di ruang tahanan, Rabu (15/3/2017).

Kepala BNNK Asahan Tuangkus Harianja mengatakan, hingga kini pihaknya masih menyelidiki kaburnya empat tahanan, termasuk menyusuri asal muasal gergaji yang digunakan pelaku.

Read More

“Kita selalu periksa tamu-tamu yang berkunjung. Bisa berpotensi dari luar karena jerjak itu mengarah ke luar. Sementara CCTV tidak sampai ke kamar mandi,” ujar Tuangkus Harianja dikutip dari laman Kompas.com.

Ia menjelaskan, tiga tahanan yang kabur merupakan pengedar sabu-sabu yang ditangkap Kodim 0208 Asahan pada Minggu (5/3/2017) lalu.

Ketiganya yaitu Farit alias Ruben (37) warga Desa Elwe, Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Kemudian, Dalmi Muzaiyin Ahda (37) warga Jalan Mushola Mutiara, Kisaran Timur, dan Eko Wahyudi (35) warga Jalan Sisisngamangaraja, Teladan Kisaran Timur, Asahan, Sumatera Utara.

“Satu tahanan lagi adalah Fandi yang rencananya akan direhabilitasi,” ucapnya.

Menurut Tuangkus, para pelaku diduga melarikan diri sekitar pukul 02.00 WIB. Petugas baru mengetahui pagi hari saat memeriksa tahanan.

“Dua tahanan lain tetap di ruangan. Mereka mengaku tidur saat keempat rekannya kabur,” ungkapnya.

BNN Kabupaten Asahan sudah memeriksa para petugas yang berjaga dan sudah melaporkan kejadian ini ke Polresta Asahan dan Kodim 0208 Asahan. Ia pun membentuk tim untuk memburu para pelaku.

“Tim sudah ke lapangan dan mendatangi rumah para pelaku. Tim BNN provinsi juga sudah turun membantu,” pungkasnya. (adm3)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts