Fraksi Golkar Sorot Angka Silpa Mencapai Rp680 Miliar

Jumat, 5 Juli 2019
Linda Syaropi.

Palembang, Sumselupdate.com – Tingginya angka sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) pada 2018 lalu yang mencapai Rp680 miliar lebih menjadi perhatian DPRD Sumsel. Salah satunya Fraksi Golkar yang meminta Pemerintah Provinsi Sumsel untuk menjadikan hal tersebut sebagai perhatian serius ke depan.

“Yang harus menjadi perhatian Pemprov Sumsel dengan adanya Silpa yang cukup besar menunjukkan bahwa perencanaan program yang tidak tepat dan kinerja SKPD yang tidak maskimal,” kata juru bicara Fraksi Golkar DPRD Sumsel Linda Syaropi saat menyampaikan pendapat akhir Fraksi terhadap LKPJ Gubernur tahun 2018 di gedung DPRD Sumsel, Jumat (5/7/2019).

Read More

Pihaknya meminta Silpa yang telah ditetapkan (perhitungan dari LHP BPK) harus segera diputuskan untuk penggunaan dari Silpa. Oleh karena itu Pemprov harus segera menyusun dan mengajukan dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dalam APBD perubahan. “Termasuk didalamnya perencanaan penggunaan Silpa tersebut,” ujar dia.

Golkar menekankan kepada Pemprov bahwa apabila ada pergeseran, pengurangan maupun penambahan alokasi anggaran haruslah melalui mekanisme sesuai peraturan yang ada.

“Karena apa yang sudah disusun, dianggarkan dibahas baik di Banggar maupun komisi-komisi, disepakati dan kemudian disahkan harus diperhatikan oleh Pemprov,” kata Linda.

Kemudian pihaknya juga meminta kepada Pemprov Sumsel untuk mengalokasikan dana bagi hasil terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor (BPKB) kepada pemerintah kabupaten/kota yang mencapai Rp346 miliar sehingga utang tersebut segera dibayarkan.

“Karena jumlah utang kepada kabupaten/kota cukup besar sehingga dengan dialokasikan maka Pemprov tidak ada lagi hutang,” jelas Linda.

Juru bicara Fraksi PAN DPRD Sumsel, Rusdi Tahar SE mengatakan, sehubungan masih tingginya jumlah (SILPA) sebesar Rp. 680 Miliar yang disebabkan perencanaan program yang kurang tepat dan kinerja SKPD yang belum maksimal.

Pihaknya mendukung Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk memperhatikan permasalahan ini secara serius dalam pelaksanaan APBD tahun mendatang.

“Ini agar terealisasi sesuai target yang telah ditetapkan, baik pendapatan, belanja. dan pembiayaan,” ujar Tahar. (bum)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts