FORKI Sumsel Mulai Bidik Persiapan PON Papua

Sekretaris Umum FORKI Sumsel Aliyuddin Asral.

Palembang, Sumselupdate.com – Absen medali pada PON Jawa Barat 2016 lalu membuat Pengurus Federasi Karate Do Indonesia (FORKI) Sumsel mesti bekerja keras untuk membayar mahal pada PON 2020 di Papua mendatang.

Berangkat dari tersebut, PON Papua karete Sumsel akan dibidik mampu turun maksimal dari pada PON Jabar tahun lalu dengan hanya mampu mengirim dua karateka, yakni Wira dan Wulan.

Bacaan Lainnya

“Pembinaan baik latihan dan kompetisi terus kita lakukan dan ujungnya adalah PON Papua nanti kita bisa meloloskan 10 atlet,” ujar Aliyuddin Asral, Kamis (28/9/2017).

Sambung Aliyuddin bahwa artinya ada peningkatan lima kali lipat dari sebelumnya yakni meloloskan dua pendekar karate yakni Wira dam Wulan pada PON di Kota Kembang tahun lalu.

Dirinya optimis, capaian ini bisa dikejar demi multi event paling bergengsi Tanah Air 2020 yang akan datang dengan 10 armada yang mampu memperkuat Sumsel.

Menurutnya, perkembangan karate di Sumsel sudah baik dengan banyaknya kompetisi. Terakhir, Piala Pangdam II Sriwijaya yang menjadikan pemetaan kekuatan atlet lebih maksimal. Pasalnya latihan tanpa kompetisi maka sulit melahirkan atlet yang kompetitif.

Apalagi pada piala Pangdam sebelumnya peserta membengkak dari ekspektasi sebelumnya yang diprediksi 700 akan tetapi diikuti lebih dari 1500. Bahkan diikuti tak hanya Sumsel tapi juga Babel dan Jakarta sehingga mampu menambah jam terbang karateka Sumsel.

“Kita juga terima kasih kepada pemerintah bahwa karate masuk satu dari lima cabor yang ada pada multi event O2SN. Sehingga pembinaan dari level pelajar hingga senior berjalan maksimal,” pungkasnya. (sbw)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.