Palembang, Sumselupdate.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan mengikuti Pembukaan Kegiatan Feedback Penilaian Kompetensi di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum secara virtual, Selasa (1/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian penilaian kompetensi yang dilaksanakan oleh Pusat Penilaian Kompetensi BPSDM Hukum.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, mengikuti kegiatan secara daring dari Aula Kanwil Kemenkum Sumsel bersama Plh. Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Bulan Mahardika Subekti, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Nur’Ainun, serta seluruh peserta feedback penilaian kompetensi.
Kepala Pusat Penilaian Kompetensi, Eva Gantini, y menyampaikan bahwa penilaian kompetensi merupakan salah satu instrumen penting dalam pengelolaan sumber daya manusia di Kementerian Hukum, khususnya untuk memetakan kompetensi sekaligus mendukung pengembangan pegawai.
“Kegiatan ini bertujuan menyampaikan profil potensi pegawai secara konstruktif serta membantu para asesi memahami kesenjangan (gap) kompetensi sebagai dasar dalam menentukan arah pengembangan yang lebih tepat dan terarah’, jelasnya.
Eva juga menekankan bahwa feedback atas hasil penilaian kompetensi bukanlah akhir dari suatu proses. Sebaliknya, hasil tersebut menjadi titik awal bagi setiap pegawai untuk mengetahui potensi dan area yang perlu dikembangkan sehingga peningkatan kompetensi dapat dilakukan secara lebih terarah.
Baca juga: Kemenkum Sumsel dan BRIDA Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Sentra KI hingga Kampus
Kakanwil Kemenkum Sumsel, Maju Amintas Siburian, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, hasil penilaian kompetensi perlu dimanfaatkan sebagai bahan pengembangan kapasitas pegawai agar semakin profesional dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi organisasi.
Baca juga: Kemenkum Sumsel Edukasi Warga Kuto Batu tentang Sengketa Tanah dan Ketertiban Umum
“Melalui feedback ini, setiap pegawai dapat memahami potensi sekaligus aspek yang masih perlu ditingkatkan. Hasil tersebut hendaknya menjadi dasar untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja organisasi,” ujar Maju. (**)











