Palembang, Sumselupdate.com – Fakultas Perikanan Universitas PGRI Palembang melantik sarjana baru dan menggelar yudisium ke-18 ahli madya (D3) perikanan Program Studi (Prodi) Budidaya Ikan dan Sarjana Perikanan (Strata Satu) program studi ilmu perikanan.
Sebanyak 12 sarjana baru itu resmi dilantik dan diyudisium oleh Dekan Fakultas Perikanan Indah Anggraini Yusanti, SSi, MSi, Rabu (12/8/2020).
Pelantikan sarjana baru dan yudisium ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.
Semua peserta yudisium dan tamu undangan diwajibkan menggunakan masker, sebelum memasuki ruangan yudisium para peserta diwajibkan untuk mencuci tangan hingga diukur suhu tubuh.
Tak hanya itu, jarak antar-peserta yudisium diatur sesuai dengan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.
Auditorium yang dipakai di ruang No 402 Gedung Business & Science Center berkapasitas ratusan orang, namun dalam pelaksanaan yudisium kali ini hanya dimuat 12 peserta.
Pelantikan sarjana baru dan yudisium ini dihadiri Wakil Ketua YPLP PT PGRI Provinsi Sumatera Selatan Drs H Lukman Haris, MSi, Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi, Wakil Rektor I dan II Dr Yasir Arafat, SE, MM, Wakil Rektor III Drs Sukardi, MPd, dekan, dan wakil dekan di lingkungan Universitas PGRI serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi mengapresiasi transformasi yang dilakukan Fakultas Perikanan, di mana berubah nama menjadi Fakultas Perikanan dan Kelautan serta akan menambah Prodi Kelautan.
“Saya mendukung penuh transformasi ke arah kemajuan yang akan dilakukan lima fakultas dan Program Pascasarjana di Universitas PGRI Palembang untuk kemajuan dunia pendidikan,” kata Bukman.
Pada kesempatan itu, Rektor menambahkan, Universitas PGRI Palembang membuka program kuliah gratis di Fakultas Perikanan khususnya di Prodi Budidaya Ikan sebanyak 20 kuota.
“Tahun ini kita siapkan satu kelas program kuliah gratis untuk Prodi Budidaya Ikan,” ujar Rektor.
Wakil Ketua YPLP PT PGRI Provinsi Sumsel, Drs H Lukman Haris, MSi meminta seluruh sarjana baru yang telah dilantik untuk dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.
Apalagi mengingat peluang sangat besar karena wilayah Indonesia umumnya khususnya Sumatera Selatan dominan perairan.
“Saya harap para lulusan dapat bersaing di tengah era saat ini, dengan bekal ilmu yang telah kalian peroleh saya yakin tidak ada yang nganggur, bahkan jika ada dukungan dan modal para lulusan bisa membuka lapangan kerja,” ujar Lukman.
Sementara itu, Dekan Fakultas Perikanan Indah Anggraini Yusanti, SSi, MSi dalam laporannya memaparkan dalam yudisium ke-18 dilantik 12 sarjana baru.
Menurutnya, 12 sarjana baru itu dari Program Pendidikan Diploma III sebanyak satu orang dan program pendidikan Strata Satu sebanyak 11 orang.
Di mana rata-rata masa studi yang ditempuh selama 4.5 tahun. Sedangkan untuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi 3.90 diraih oleh Tri Sartika dari Prodi Ilmu Perikanan.
Indah Anggraini Yusanti mengatakan, dalam meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan lulusan yang siap terjun ke masyarakat, beberapa upaya telah dilakukan Fakultas Perikanan.
Langkah itu di antaranya melakukan kerjasama dengan stake holder dan pemutakhiran kurikulum berbasiskan kurikulum KKNI yang mengacu pada revolusi industri 4.0.
Kemudian langkah lain pada tahun ini Fakultas Perikanan akan membuka Prodi Kelautan. Rencana ini sejalan dengan transformasi Fakultas Perikanan yang akan menjadi Fakultas Perikanan dan Kelautan awal September 2020 mendatang.
Di akhir sambutannya Indah mengucapkan selamat dan sukses kepada sarjana baru yang telah dilantik dan semoga ilmu yang diperoleh dapat berguna bagi masyarakat. (rel)











