Fakultas MIPA Universitas PGRI Palembang Gelar Yudisium dan Lantik Sarjana Baru

Dekan Fakultas MIPA Universitas PGRI Palembang, Dr Syaiful Eddy, MSi memasang gordon dalam yudisium dan pelantikan sarjana baru di Aula H Aidil Fitri Gedung Business & Science Center, Kamis (13/8/2020).

Palembang, Sumselupdate.com – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas PGRI Palembang menggelar yudisium dan pelantikan ke-33 Program Studi (Prodi) Biologi.

Sebanyak 18 sarjana baru secara resmi dilantik dan diyudisium oleh Dekan Fakultas MIPA Dr Syaiful Eddy, MSi, Kamis (13/8/2020).

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan yudisium dan pelantikan sarjana baru ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Semua peserta yudisium dan tamu undangan diwajibkan menggunakan masker, sebelum memasuki ruangan yudisium para peserta juga diwajibkan untuk mencuci tangan hingga diukur suhu tubuh.

Alumni Prodi Biologi Fakultas MIPA Universitas PGRI Palembang menyerahkan kenang-kenangan yang diterima Ketua Prodi Biologi, Dewi Novianti, SSi, MKes.

 

Tak hanya itu, jarak antar-peserta yudisium juga diatur sesuai dengan protokol kesehatan guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

Aula yang dipakai dalam pelaksanaan yudisium H Aidil Fitri Gedung Business & Science Center yang berkapasitas ribuan orang, namun dalam pelaksanaan yudisium ini hanya dimuat sebanyak 18 orang.

Dalam yudisium ke-33 ini, alumni Prodi Biologi memberikan kenang-kenangan berupa sumbangan satu set kotak P3K, satu set alat dan bahan praktikum penentuan golongan darah yang secara simbolis diserahkan oleh Syahirul Alim.

Sumbangan lain berupa buku hasil karya Istha Hardianty berjudul ‘Tidak Ada yang Salah dari Sebuah Perasaan dan Kado Terindah untuk Papa’ terbitan Guepedia publishing group,

Sekretaris YPLP PT PGRI Provinsi Sumsel, Drs Surmana, MM.

 

Istha Hardianty merupakan salah satu mahasiswa yudisium lulus dengan predikat cumlaude dan juga berprestasi serta aktif berorganisasi.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas MIPA Universitas PGRI Palembang, Dr Syaiful Eddy, MSi menjelaskan fakultas yang dipimpinnya awal September nanti akan bertransformasi menjadi Fakultas Sains dan Teknologi.

Syaiful Eddy mengatakan, langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan teknologi yang semakin maju.

Mengingat masyarakat jika mendengar kata MIPA selalu beranggapan dengan sesuatu yang sulit karena bersifat abstrak. Nah,  dengan berubah menjadi Sains dan Teknologi masyarakat akan lebih tertarik karena bersifat aplikasi.

Dekan Fakultas MIPA Universitas PGRI Palembang Dr Syaiful Eddy, MSi.

 

Dikatakannya, seiring dengan perubahan nama Fakultas Sains dan Teknologi akan membuka prodi baru yakni Prodi Sains dan Lingkungan.

Ini dilakukan dalam rangka pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia yang dapat menerapkan ilmu atau bidang Sains Lingkungan mengingat semakin banyaknya kerusakan lingkungan yang mengakibatkan berkurangnya sumber hayati.

“Program studi Sains dan Lingkungan sangat dibutuhkan. Seperti kita ketahui kerusakan lingkungan semakin banyak baik tingkat kabupaten, kota maupun provinsi. Dengan Prodi Sains dan Lingkungan semoga akan memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat juga pemerintah dalam melakukan perbaikan lingkungan di masa mendatang,“ ujar Syaiful Eddy.

Wakil Dekan Fakultas MIPA Universitas PGRI Palembang, Dr Andi Arif Setiawan, MSi.

 

Ditambahkan Syaiful Eddy, Fakultas MIPA Universitas PGRI sejak tahun 2018 memberikan program kuliah gratis untuk Prodi Fisika.

Di mana tahun ini ada 15 kuota yang tersedia untuk para mahasiswa dengan melalui rangkaian tehapan mulai dari seleksi nilai dan wawancara.

Akan tetapi bagi mahasiswa yang tidak lulus di program kuliah gratis ini bisa memilih alternatif yang diberikan Prodi Fisika dengan potongan biaya kuliah 50 persen.

“Tujuan kita dengan kuliah gratis ini dapat menyaring mahasiswa yang berprestasi secara akademik namun memiliki kondisi ekonomi yang kurang baik,” ujar Syaiful Eddy.

Sekretaris YPLP PT PGRI Provinsi Sumsel, Drs Surmana, MM dalam sambutannya menyambut baik transformasi yang dilakukan Fakultas MIPA yang mengubah nama menjadi Fakultas Sains dan Teknologi serta membuka prodi baru yang telah lama dipersiapkan.

Berfoto bersama usai acara yudisium dan pelantikan sarjana baru di Aula H Aidil Fitri Gedung Business & Science Center, Kamis (13/8/2020).

 

“Dengan perubahan nama menjadi Fakultas Sains dan Teknologi saya yakin akan diminati masyarakat dalam rangka memberikan penyesuaian kondisi dan situasi perkembangan zaman yang semakin canggih seperti sekarang ini. Penyusunan kurikulum dalam perkuliahan harus dilakukan dengan baik untuk memberikan pelayanan terbaik bagi anak bangsa yang menimbah ilmu di Fakultas MIPA Universitas PGRI Palembang. Sesuai dengan motto Fakultas MIPA melayani dengan Sains (Santun, Amanah, Ikhlas, Nyaman, dan Sabar). Tujuannya agar output alumni Fakultas MIPA adalah orang-orang yang bisa bersaing di masyarakat serta dapat memberikan kontribusi yang terbaik untuk negara indonesia,” jelas Surmana.

Sementara itu, Ketua Prodi Biologi, Dewi Novianti, SSi, MKes mengatakan, sumbangan akademik dan non akademik dari para alumni ini akan digunakan sebaik-baiknya.

“Alat dan bahan penentuan golongan darah ini nantinya akan diserahkan ke laboratorium biologi untuk materi praktikum,” ujarnya. (rel)

 

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.