Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Pekerja Cafe & Bistro Franch Bakery yang tergabung dalam Federasi Buruh Indonesia (FBbmI) menggelar demonstrasi di depan kantor perusahaan di Jalan Kolonel Atmo, Kecamatan Ilir Timur 1, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (19/8/2020) siang.
Koordinator aksi Heryadi saat ditemui di lokasi mengatakan, ada 13 tuntutan yang mereka suarakan kepada pihak perusahaan.
“Aksi demonstrasi yang kita lakukan ini sangat jelas. Kami minta keadilan dari perusahaan di mana kami para pekerja tidak digaji sesuai aturan. Bahkan sudah ada enam pekerja di-PHK secara sepihak,” kata Heryadi.
Heryadi mengatakan, dengan tidak diupah sesuai aturan, mereka merasa diperbudak dan manajemen perusahaan dianggap semena-mena mengeluarkan kebijakan dan bersikap arogan.
Heryadi mengatakan, demonstrasi ini akan terus dilakukan sampai ada titik terang terhadap tuntutan mereka.
Pantauan di lapangan pihak manajemen perusahaan saat unjuk rasa berlangsung sempat tidak menemui para pekerjanya.
Namun akhirnya Turiman selaku kuasa hukum pemilik Cafe & Bistro Fracnh Bakery yang merupakan pengusaha asal Singapura bernama Heni, akhirnya keluar menemui massa.
“Ya, apa yang teman-teman sampaikan akan kita teruskan kepada manajemen,” ujar Turiman singkat. (**)
13 Tuntutan Massa Aksi
- Hentikan intimidasi verbal dan non verbal terhadap karyawan yang bergabunh dengan Federasi Buruh Indonesia Kabupaten Banyuasin
- Hentikan pembayaran upah lembur 5.000 /jam, yang tak sesuai dengan PP No 78 tahun 2015 dan UU No 13 tahun 2003.
- Berikan makan terhadap karyawan
- Hentikan kelebihan jam kerja yang tidak dibayar perusahaan.
- Bayar pekerja secara UMK
- Hentikan PHK sepihak
- Hentikan keterlambatan upah
- Berikan slip gaji yang transparan dan benar menurut PP No. 78 tahun 2015.
- Hentikan kebijakan arogansi Franch Bakary (CV. FNB Group) terhadap karyawan.
- Berikan SK karyawan yang prosedur dan benar.
- Bayarkan sisa THR tahun 2020 yang baru diberikan 50%.
- Bayarkan sanksi denda terjadap upah yang terlambat
- Pekerjaan semua karyawan yamg dirumahkan.











