Palembang, Sumselupdate.com – Dinas perindustrian dan perdagangan Sumatera Selatan menyebutkan faktor cuaca dan musim tanam diduga menyebabkan melonjaknya harga bawang merah dan cabai di Sumsel.
Faktor cuaca yang masih didominasi oleh hujan yang masih cukup tinggi, membuat masa tanam ikut terganggu, selain itu pengaruh dari musim hujan membuat masa panen ikut terganggu serta pendistribusian.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel Permana, Jumat (11/3) siang, mengatakan, faktor cuaca memang berpengaruh terhadap sejumlah harga komoditas pangan, seperti bawang merah dan cabai saat ini harganya melonjak hingga 50 persen dari harga semula.
“Ini kan terjadi hampir di semua daerah bukan hanya di Sumsel saja, sehingga mengganggu supply, disamping itu masa tanam juga terganggu,” katanya.
Menurutnya, faktor cuaca dan terganggunya distribusi menjadi hal utama yang menyebabkan harga tidak stabil dan meroket dari hari-hari biasa. Bahkan Permana menambahkan di daerah lain naik hingga 200 persen.
Sebagai catatan hingga saat ini harga cabai Rp60,000 dari harga normal sekitar Rp30,000. Sedangkan untuk bawang merah sebesar Rp50,000 dari harga semula berkisar Rp25, 000, ini berarti naik hingga 50 persen.
Seperti diketahui Sumatera Selatan per harinya membutuhkan pasokan bawang hingga 70 ton sesuai yang dibutuhkan masyarakat. (adi)











