Enam Motor Raib, Jamaah Masjid Al Ihsan Sukabangun Resah

Rekaman CCTV di parkiran Masjid Al Ihsan, Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Laporan : Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Jamaah Masjid Al Ihsan, Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Palembang, sangat resah dengan aksi pencurian sepeda motor yang kerap terjadi beberapa bulan terakhir. Tak hanya motor jemaah, mesin air dan kotak amal pun pernah lenyap dicuri.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Marbot Masjid Al-Ihsan Wani (37), jika pencurian biasanya terjadi satu bulan atau dua bulan sekali. Untuk waktunya memang tidak menentu, pelaku tampaknya melihat kondisi terlebih dahulu.

“Kalau kondisi sepi sepertinya baru mereka beraksi,” ucapnya.

Terakhir, pencurian sepeda motor jamaah terjadi pada 10 November, sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, pemilik motor yang merupakan sales mobil, mampir ke masjid untuk menjalankan ibadah Shalat Zuhur.

“Korban yang merupakan sales mobil mampir numpang shalat. Setelah shalat dan kembali ke parkiran, motornya Honda Beat miliknya sudah hilang,” ujar Wani saat ditemui di TKP, Senin (16/11/2020).

Saat kejadian, suasana seputaran masjid memang dalam kondisi sepi. Menyadari sepeda motornya hilang korban kemudian menghubungi rekannya guna meminta pertolongan dan kemudian melapor ke Polsek setempat.

“Sampai sekarang belum ada petugas polisi yang datang ke sini. Saya tidak tahu, apa nanti akan datangnya, saya kurang paham. Tapi yang jelas, korban bilang sudah buat laporan ke Polsek,” ujarnya.

Tak hanya sepeda motor, Masjid Al-Ihsan rupanya juga beberapa kali menjadi sasaran pencurian. Masjid ini juga pernah kehilangan mesin pompa air dan kotak amal.

“Kami tidak tahu siapa pelakunya. Dari rekaman CCTV sepertinya bukan orang sini, tapi mungkin saja dia dibantu orang lain. Soalnya terlihat jelas dia paham dengan titik lokasi seputaran ini. Dimana letak CCTV dan dimana menyimpang barang, sepertinya dia tahu,” ujarnya.

Atas aksi pencurian yang kerap terjadi inilah, warga sekitar berinisiatif memperketat penjagaan di seputaran masjid. Dengan cara  mengerahkan beberapa warga untuk berjaga  di depan gerbang masjid sebagai petugas karcis.

“Kami sengaja bayar warga sekitar untuk jadi petugas karcis. Supaya bisa berjaga-jaga dan meminimalisasi pencurian di sini,” ujarnya.

Warga berharap agar teror pencuri yang kerap beraksi di Masjid Al-Ihsan Kecamatan Sukarami, dapat segera berakhir.

“Karena sudah sangat meresahkan. Kami ingin bisa beribadah dengan tenang, tanpa adanya rasa was-was takut barang kami hilang,” tuurnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.