Empat Tahun Sembunyi, Pelaku Begal Diringkus Team SW Polres OKU Timur

Minggu, 13 September 2020
Tersangka Bowok saat diamankan

Martapura, Sumelupdate.com – Terhenti juga pelarian Bowok (29) warga Desa Bangun Rejo Kecamatan Belitang ll Kabupaten OKU Timur yang telah menjadi buron selama empat tahun setelah team Shadow Wallet (SW) Polres OKU Timur meringkusnya, Jum’at (11/09/2020), sekira pukul 03.00 WIB.

Dalam empat tahun persembunyiannya tersebut, Bowok diketahui berada di Air Batu, Kabupaten Banyuasin. Bowok diketahui merupakan pelaku begal. Ia melakukan aksinya tersebut bersama satu orang rekannya lagi yakni SF (21) yang sudah lebih dahulu tertangkap dan sedang menjalani hukuman di lapas kelas ll B Martapura.

Read More

Data dari kepolisian menerangkan peristiwa tersebut terjadi pada (11/09/2016) pukul 05.00 sore dengan korban Antrip Prayogi (24) warga Desa Tanjung Kemuning, Kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur.

Diketahui saat itu Yogi yang mengendarai sepeda motor di areal perkebunan karet Desa Bangun Rejo Kecamatan Belitang ll Kabupaten OKU Timur tersebut merasa curiga karena dibuntuti dua orang laki-laki tidak dikenal. Karena kecurigaan Yogi semakin menjadi, dirinya langsung bersembunyi di gubuk di arela kebun karet tersebut.

“Karena korban curiga terhadap kedua laki-laki tersebut, ia berinisiatif untuk bersembunyi di dalam gubuk, namun sayangnya diketahui kedua pelaku tersebut, dan salah satunya menodongkan senjata ap,i” ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon S ik MH didampingi Kasubag Humas Polres OKUT AKP Hamdan.

Korban yang diketahui sembunyi tersebut sempat melawan pelaku, dan salah satu pelaku mengeluarkan sajam jenis pisau yang akan ditusuk ke arah korban. “Korban sempat menangkis pisau tersebut, namun sayangnya pelaku menikam pinggul korban,” jelasnya.

Setelah melihat korbannya tersungkur bersimbah darah, kemudian kedua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor milik korban. Setelah kejadian korban melaporkan ke Polsek Belitang ll untuk ditindak lebih lanjut. Akibat peristiwa tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts