Eks Pelatih Sriwijaya FC Ini Rela ‘Turun Kasta’ Daripada Nganggur

Kamis, 2 Juli 2020
Eks Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi
Eks Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi

Palembang, Sumselupdate.com-Kas Hartadi, mantan pelatih Sriwijaya FC rela ‘turun kasta’. Jika pada musim-musim sebelumnya Kas selalu menjadi arsitek klub sepak bola professional baik Liga 1 maupun Liga 2, kini bergabung bersama academy sepak bola.

Eks pelatih yang berhasil hantarkan Sriwijaya FC juara Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012 ini bakal menjadi juru taktik Safin Pati Football Acedemy (SPFA), Pati, Jawa Tengah.

Read More

“Rabu kemarin saya berangkat ke Pati,” ujarnya. Lebih lanjut, mantan pemain Kramayudha Tiga Berlian ini menambahkan, SPFA Academy merupakan sekolah atlet sepak bola boarding school.

SPFA merupakan akademi sepak bola bertaraf internasional. “Profesional performance program, full boarding school, pendidikan agama, intensif training, individual monitoring performance, link koneksi elite pro academy klub sepak bola Indonesia,” jelas juru taktik asal Solo, Jawa Tengah ini.

Fasilitas SPFA cukup mumpuni. Lapangan ada tiga (2 rumput, 1 sintestis), asrama tiga lantai, gym and fitness, mushala, mini market dan klinik kesehatan.

“Pelatih juga berlisensi A AFC. Selain saya, ada coach Ibnu Graha, eks Persebaya Surabaya dan Muba United musim lalu. Kemudian Direktur Tekniknya Rudy Eka Priambodo,” bebernya.

Kas Hartadi mengungkapkan, sejumlah alasan memilih gabung SPFA. Salah satunya karena ingin menambah kesibukan. Maklum usai putus kontrak dengan Sriwijaya FC, Kas sampai sekarang masih nganggur. “Dari pada nganggur,” terang dia.

Selain itu, lanjut Kas Hartadi karena dekat dengan rumahnya di Solo, Jawa Tengah. “Jadi saya bisa pulang setiap Sabtu dan Minggu. Memang kontraknya seperti itu,” tambah ayah tiga anak ini.
Kas Hartadi menyetujui gabung dengan SPFA juga dengan suatu persyaratan.

Salah satunya dalam klausal kontrak tertulis jika nanti dia mendapatkan klub lagi baik Liga 1 maupun Liga 2 maka kontraknya berakhir. “Jika saya dapat klub Liga 1 atau Liga 2 maka saya mundur,” katanya.(tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts