Dukung Pagaralam Bebas Rabies, UPTD Balai Kesehatan Hewan Gencarkan Vaksinasi

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Warga kota Pagaralam Kelurahan Bangun Rejo antusias membawa hewan peliharaannya masing-masing untuk mendapatkan vaksin gratis yang disediakan oleh Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Pagaralam melalui UPTD Balai Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, Rabu (5/1/2022).

Read More

Mereka mengunjungi rumah dan kantor ketua RW 03, Romsi, yang berada di wilayah tersebut, lokasi di mana pelayanan vaksin rabies tersebut berlangsung.

Kebanyakan warga membawa kucing peliharaannya untuk divaksin. Dalam pelaksanaan vaksin tersebut tetap menerapkan aturan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan menggunakan masker.

Kepala UPTD Balai Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Drh Ria Oktafiani melalui Kasubag Kesehatan Hewan Sumardi mengatakan, kegiatan ini rutin dilakukan terhadap hewan peliharaan milik warga.

“Kita siapkan untuk vaksin masing-masing untuk Rabies sebanyak 300 dosis untuk rabies. Kita sudah laksanakan sejak awal tahun ini,” jelas Sumardi, Rabu (5/1/2022).

Menurutnya, vaksin rabies tahun ini jumlahnya sama dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya selalu sama dengan vaksin rabies yakni 300 dosis.

“Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan vaksin rabies di tahun sebelumnya, dari target 300 dosis suka kurang.

Jadi kita suka minta bantuan ke provinsi. Sehingga untuk mengantisipaai kekurangan vaksin, tahun ini kita tambah alokasinya,” bebernya.

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di masing-masing kelurahan yang dipusatkan di satu lokasi. Untuk itu, pihaknya menyebarkan surat edaran ke kelurahan untuk konfirmasi penjadwalan pelaksanaan vaksinasi.

“Kita kirim surat ke kelurahan untuk minta penjadwalan vaksinasi, yang meliputi waktu dan tempat pelaksanaan, nanti kelurahan yang tentukan,” katanya.

Dia mengaku, setiap diadakan vaksinasi, animo masyarakat untuk lakukan vaksin terhadap hewan peliharaannya cukup tinggi, karena setiap pelaksanaan jumlahnya bisa mencapai puluhan.

“Masyarakat cukup antusias. Kita tidak batasi, selama vaksinnya tersedia,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan vaksinasi di tengah pandemi ini, pihaknya tetap menganjurkan untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat, guna menghindari penyebaran Covid-19.

“Kita lakukan penjadwalan pelayanan untuk menghindari kerumunan. Itu bisa kita koordinasikan dengan kelurahannya,” pungkasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.