Jakarta, Sumselupdate.com – Memasuki musim mudik Lebaran tahun ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meluncurkan sebuah terobosan digital yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan para pemudik. Dengan estimasi jumlah pemudik yang akan mencapai lebih dari 190 juta orang, inisiatif ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman.
BNPB mengumumkan peluncuran “Peta Mudik Siaga Bencana”, sebuah dasbor sistem informasi peta digital yang dirancang untuk publik. Peta ini menyediakan informasi penting terkait potensi bahaya seperti banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor yang mungkin terjadi di jalur perjalanan darat selama periode mudik.
Dasbor yang mudah diakses ini menggunakan data inaRISK pada skala 1 : 250.000, menampilkan informasi agregat kejadian bencana di setiap kabupaten/kota. Hal ini memungkinkan pemudik untuk mengantisipasi dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan risiko yang mungkin dihadapi selama perjalanan.
Selain menyediakan informasi digital, BNPB juga menyiapkan posko-posko pemantauan potensi bencana dan kedaruratan yang tersebar di beberapa provinsi utama jalur mudik, termasuk Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Banten, dan Lampung. Personel di posko-posko ini akan memonitor situasi mudik dan potensi bencana alam, serta menyediakan informasi prakiraan cuaca terkini dari BMKG untuk bulan April 2024.
BNPB mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk memanfaatkan “Peta Mudik Siaga Bencana” dalam merencanakan perjalanan mereka. Pemudik diharapkan untuk memperhatikan kesiapan fisik, kondisi kendaraan, serta prakiraan cuaca harian dan potensi bahaya sepanjang rute perjalanan.
Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, sehingga perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung dengan lancar dan aman. Untuk mengakses “Peta Mudik Siaga Bencana”, masyarakat dapat mengunjungi tautan berikut: https://bit.ly/PetaMudikAman2024.











