Palembang, Sumselupdate.com – Dalam menjalankan perannya sebagai agent of control social, Forum Mahasiswa Menggugat Sumel gelar aksi damai di Mapolda Sumsel, Jumat (23/08/2019).
Aksi damai kali ini adalah untuk memberikan dukungan moral dan menuntut aparat penegak hukum, dalam hal ini Polda Sumsel untuk serius dalam mengawasi dan mengusut tuntas permasalahan-permasalahan dalam penggunaan dana desa di Bumi Sriwijaya.
Ditegaskan Dasri Nurhamidi, Koordinator Aksi, anggaran dana desa setiap tahun mengalami peningkatan dan ini patut diapresiasi sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Pemerintah dalam membangun dan memajukan desa.
“Upaya ini harus juga dibarengi dengan komitmen bersama agar supaya program ini benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pedesaan, dan meminimalisir potensi penyimpangan dan tindak pidana KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) yang disinyalir dan diduga dilakukan oleh oknum pemerintah desa yang tak bertanggung jawab,” ujar Dasri dalam orasinya.
Hal senada disampaikan, Andre, Koordinator Lapangan, dalam hal pengawasan dan menindak potensi terjadinya penyimpangan dan praktik KKN dalam pengelolaan Dana Desa dibutuhkan peran serta seluruh elemen kemasyarakatan, termasuk juga aparat penegak hukum.
Lanjutnya, aksi damai kali ini juga sebagai respon lanjutan dari aksi yang dilakukan oleh lembaga 100 persen pro rakyat beberapa waktu lalu terkait dugaan permasalahan Dana Desa di Desa Saleh Jaya, Kabupaten Banyuasin Tahun Anggaran 2017 dan 2018.
“Kami juga mempertanyakan kepada pihak Polda Sumsel terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh lembaga 100% Pro Rakyat yang menyampaikan dugaan permasalahan dan penyimpangan pengelolaan Dana Desa di Desa Saleh Jaya Kab Banyuasin tahun 2017 dan 2018, sudah sejauh mana respon dan perkembangan dari Polda Sumsel,” tandas Andre.
Sementara itu, Kapolsek Kemuning AKP Robert P Sihombing yang menerima massa aksi, menyampaikan permohonan maaf dikarenakan personil dari Polda Sumsel yang biasanya menerima aspirasi aksi demonstrasi sedang mengikuti kegiatan Bhayangkari dan HUT Polwan.
“Saya mewakili Bapak Abudani dan Suparlan yang saat ini menghadiri kegiatan Bhayangkari dan HUT Polwan, berterima kasih atas aspirasi yang disampaikan adik-adik mahasiswa dan apapun yang menjadi tuntutan hari ini akan disampaikan ke Kompol Abudani dan Suparlan.” tutup AKP Robert. (syd)











