Dugaan Korupsi Penas KTNA Sumbar, JPU Tuntut 5,5 Tahun Terdakwa Catur Handoko

Suasana persidangan di Tipikor Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lubuklinggau menuntut terdakwa Catur Handoko 5,5 tahun penjara terkait kasus dugaan korupsi dana hibah kegiatan Penas KTNA Sumbar.

Di hadapan Majelis Hakim yang diketahui Sahlan Effendi, SH, MH, secara virtual JPU Lubuk Linggau menuntut terdakwa Catur Handoko, Selasa (30/11/2021)

Read More

Menurut JPU, bahwa berdasarkan fakta-fakta persidangan di antaranya belanja kegiatan pada kegiatan Penas ke XVI di Provinsi Padang tidak pernah dilakukan sebagaimana nota yang dilampirkan.

“Lalu semua tanda tangan yang tercantum di dalam surat laporan pertanggungjawaban, dipalsukan oleh terdakwa,” ungkapnya.

Untuk itu, penuntut umum sebagaimana tuntutannya mengganjar terdakwa melanggar Pasal 2 Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana oleh karenanya dengan pidana penjara selama lim tahun enam bulan, denda Rp 250 juta subsider enam bulan kurungan,” tegas JPU bacakan tuntutan.

JPU Juga meminta kepada majelis Hakim Tipikor Palembang diketuai Sahlan Effendi, SH, MH, agar menghukum terdakwa dengan pidana tambahan berupa wajib membayar uang pengganti sebesar Rp 365 juta, dengan ketentuan apabila tidak sanggup dibayar maka harta benda dapat disita.

“Apabila nilainya tidak mencukupi, diganti dengan pidana tambahan selama dua tahun enam bulan penjara,” tutupnya. (ron)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.