PALI, Sumselupdate.com – Setelah kasus nomor 01 positif terpapar covid-19 di Bumi Serepat Serasan yang dirawat di salah satu Rumah Sakit (RS) di Kota Prabumulih dinyatakan sembuh dan sudah kembali pulang.
Namun, jumlah kasus positif terpapar Covid-19 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali bertambah.
Berdasarkan data per Minggu (7/6/2020), jumlah kasus positif terpapar Corona bertambah dua orang. Sehingga total di PALI saat ini sudah tiga orang terpapar virus asal China ini.
Keduanya adalah perempuan berusia 58 tahun, asal Kecamatan Talang Ubi, dan satu lagi perempuan umur 44 tahun yang juga merupakan sebagai tenaga kesehatan asal Kecamatan Tanah Abang.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten PALI, dr Zamir, memaparkan pasien nomor 02 memiliki perjalanan dari Kabupaten Muaraenim dan Kota Lubuklinggau.
“Pasien sudah seminggu terakhir mengeluh demam ringan, badan lesu, dan pusing, selanjutnya pada Kamis (4/6/2020) pasien mengalami sesak nafas sehingga dilarikan keluarga ke RSUD. Setelah dilakukan pemeriksaan dan dilakukan rapid tes hasilnya negatif atau non reaktif,” bebernya.
Ia juga mengatakan pasien nomor 02 telah dilakukan rontgen yang menunjukkan ada bercak putih pada paru-paru pasien.
“Setelah mengetahui ada bercak di paru-paru pasien, selanjutnya ditetapkan sebagai PDP dan diambil sample swab tesnya, lalu kita kirimkan ke RSUD HM Rabain Muaraenim, karena sudah ada alat tes swab di sana,” jelasnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan, kata dr Zamir, pihaknya mendapat kabar dari Muaraenim pada Jumat (5/6/2020) malam, jika pasien tersebut positif Corona.
“Pada Kamis pasien masuk RSUD sudah dilakukan tindakan medis dan dilakukan isolasi. Untuk keluarganya juga sudah kita lakukan isolasi mandiri, dan akan kita swab tes juga,” imbuhnya.
“Untuk itu, kami mengimbau seluruh warga PALI agar tetap tenang dan tidak panik. Yang penting, kita tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Gunakan masker saat keluar rumah, sering cuci tangan dengan sabun, jaga jarak serta ayo lakukan pola hidup bersih dan sehat,” pungkas Kepala PSC Kabupaten PALI itu.
Ditambahkan Plt Kepala Dinas Kesehatan kabupaten PALI Mudakir, untuk pasien nomor 03, diketahui hasil swab tesnya keluar pada Sabtu malam (6/6/2020) dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang.
Di mana dari 13 sampel yang diambil, 12 dinyatakan negatif dan satu positif terpapar covid-19.
“Hasil swab test yang keluar seluruhnya berjumlah 13 sampel, satu di antaranya hasilnya positif terpapar Covid-19. Jadi ada 12 negatif, dan yang satu positif adalah seorang perawat asal Kecamatan Tanah Abang,” kata Mudakir, Minggu (7/6/2020).
Dijelaskan Mudakir, bahwa yang bersangkutan saat ini tengah dievakuasi untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) PALI
“Tadinya yang bersangkutan lakukan isolasi mandiri sembari menunggu hasil swab. Tapi dengan hasilnya positif, kita bawa yang bersangkutan untuk dirawat di RSUD Talang Ubi. Jadi hingga saat ini ada dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang berada di ruang isolasi RSUD Talang Ubi, setelah kemarin ada satu ibu rumah tangga asal Kecamatan Talang Ubi yang menurut hasil swab terkonfimasi positif Covid-19,” terangnya.
Adapun hasil swab negatif, dari 12 yang keluar di antaranya ada yang menjalani isolasi di rumah sehat bilangan Talang Kerangan, Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi, untuk dipulangkan dan menjalankan isolasi kerumah masing-masing sesuai protokol kesehatan.
“Kita sudah minta kepada petugas di rumah sehat, yang hasil swabnya telah keluar dan hasilnya negatif untuk diperbolehkan pulang. Namun, kita tetap memantau dan mengisolasi mandiri, sesuai protokol kesehatan,” tukasnya.
Meski jumlah terkonfimasi bertambah, namun Mudakir tetap mengimbau warga PALI tidak panik dan tetap patuhi protokol kesehatan sesuai standar Covid-19.
“Kita beri semangat kepada warga yang terkonfimasi, jangan dibully yang pada akhirnya menambah lemah imun yang bersangkutan. Tetaplah patuhi anjuran pemerintah dan terapkan protokol kesehatan, tidak usah panik dan jangan menyebar berita yang bisa menambah ketakutan masyarakat,” ajaknya.
Dengan demikian, Kabupaten PALI merilis ada tiga pasien positif, di mana satu telah dinyatakan sembuh dan duanya menjalani perawatan di RSUD PALI. (adj)











