Laporan: Novrico Saputra
Pagaralam, Sumselupdate.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I dan unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan bersama pihak menejemen Rumah Sakit Daerah (RSD) Besemah, Senin (14/3/2022).
RDP ini digelar guna membongkar banyaknya fasilitas dan pelayanan di rumah sakit tersebut yang kurang memadai.
Dalam RDP tersebut, Ketua DPRD Pagaralam Jenni Sandiyah meminta pihak menejemen RSD Besemah menyebutkan apa saja kendala yang terjadi di rumah sakit plat merah sehingga berdampak pada banyaknya laporan masyarakat terkait pelayanan dan faslitas yang kurang maksimal.
Dalam RDP tersebut, Ketua DPRD menyebutkan salah satu yang selalu menjadi keluhan pasien RSD Besemah sering kekurangan air di kamar mandi pasien. Hal tersebut bahkan diakui langsung oleh Direktur RSD Besemah dr Yunita.
“Kami selalu mendapatkan laporan bahwa pelayanan dan fasilitas di RSD Besemah ini kurang. Untuk itu dalam RDP ini kami harapkan apa saja kekurangan tersebut dapat disebutkan agar bisa kita carikan solusinya,” ujar Ketua DPRD Jenni Sandiyah saat membuka RDP di RSD Besemah.
Bahkan selain fasilitas, banyak juga warga yang melaporkan pelayanan di RSD Besemah kurang maksimal. Hal ini juga dipertanyakan oleh anggota dewan.
“Harusnya sebagai pelayanan masyarakat semua yang ada di RSD Besemah ini harus maksimal melakukan pelayanan. Perawat dan dokternya harus ramah dan harus ada saat ada pasien gawat,” tegasnya.
Bahkan dalam RDP tersebut juga terungkap bahwa RSD Besemah kekurangan dokter spesialis anastesi yang sangat dibutuhkan oleh rumah sakit. Karena untuk mengambil tindakan operasi dokter spesilias anastesi mempunyai peran penting.
“Kita dapat informasi bahwa meskipun tidak ada dokter spesialis anastesi di RSD Besemah ini, namun ada dua perawat di bidang anastesi saat ini. Parahnya mereka sampai saat ini belum mendapat insentif yang sudah diatur oleh negara. Akibatnya salah satu perawat mengajukan pindah dan parahnya lagi di ACC oleh pihak Pemkot Pagaralam,” jelasnya.
Selain itu berdasarkan informasi dari dokter, RSD Besemah yang merupakan rumah sakit tipe C sampai saat ini tidak mempunyai alat untuk CT Scan. Padahal aturannya rumah sakit Tipe C sudah bisa mempunyai alat canggih itu.
“Kami akan meminta pihak Pemkot Pagaralam untuk menganggarkan failitas-falitas yang penting dan harus ada di RSD Besemah. Hal ini agar pelayanan di Rumah sakit ini dapat lebih maksimal,” ungkapnya.
Sementara itu Direktur RSD Besemah dr Yunita mengucapkan terima kasih kepada Komisi I dan unsur pimpinan DPRD Pagaralam yang sudah datang ke RSD Besemah untuk mendengar apa saja yang dibutuhkan RSD Besemah agar pelayanan makin maksimal ke depannya nanti. (**)











