Lahat, Sumselupdate.com – Suasana aula Kantor Camat Jarai, Rabu (12/11/2025), tampak hangat dan penuh keakraban.
Dalam kegiatan reses tahap I tahun 2025–2026 ini, Anggota DPRD Kabupaten Lahat Daerah Pemilihan (Dapil) VI turun langsung menyapa masyarakat untuk mendengarkan berbagai aspirasi dan kebutuhan mereka.
Kegiatan tersebut dihadiri Koordinator Reses Harlin Kurniawansyah bersama Anggota DPRD lainnya, yakni Elpan Nopriandi, Felgah Agnes Candra, Muhammad Hendri, dan Zarkasih Kamarudin. Turut hadir pula unsur pemerintahan kecamatan, TNI-Polri, kepala desa, serta perwakilan BPD.
Harlin menjelaskan, kegiatan reses kali ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi warga untuk disinkronkan dalam penyusunan RKPD Tahun 2027.
“Kami datang untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan ini akan kami perjuangkan agar benar-benar terwujud,” ujar Harlin Kurniawansyah di sela kegiatan.
Beragam usulan muncul dari masyarakat, mulai dari permintaan pemasangan lampu jalan di titik-titik rawan kejahatan, peningkatan fasilitas layanan kesehatan di Puskesmas, hingga dorongan agar pemerintah membuat peraturan desa terkait penanganan penyakit rabies.
Dari sisi keamanan, warga Kecamatan Muara Payang menyuarakan pentingnya pengaktifan kembali Polsek Muara Payang guna menjaga stabilitas wilayah perbatasan.
Mereka juga berharap adanya mobil pemadam kebakaran yang siaga di kecamatan tersebut untuk mengantisipasi kebakaran yang sering terjadi.
Menanggapi hal itu, Harlin menegaskan bahwa DPRD Dapil VI berkomitmen memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat.
“Kami juga meminta masyarakat ikut mengawasi jalannya pembangunan agar hasilnya tepat sasaran dan sesuai harapan bersama,” tambahnya.
Sejumlah aspirasi, lanjut Harlin, bahkan sudah dalam proses realisasi, di antaranya pembangunan Puskesmas Pajar Bulan dan Puskesmas Suka Merindu yang telah dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Lahat.
Selain itu, warga turut menyoroti kondisi Pasar Jarai yang dinilai kumuh dan membutuhkan penataan ulang. Mereka berharap pasar tersebut segera dibangun kembali menjadi pusat ekonomi yang lebih nyaman dan layak.
Kegiatan reses yang berlangsung santai namun produktif ini menjadi wadah penting bagi masyarakat dan wakil rakyat untuk berdialog langsung.
Aspirasi yang dihimpun diharapkan dapat menjadi acuan pembangunan yang selaras dengan kebutuhan nyata di lapangan.
(**)











