DPO Tiga Bulan, Pelaku Penganiayaan di Acara Organ Tunggal Ditangkap Petugas

Laporan : Mutakim Alparizi

Tebingtinggi, Sumselupdate.com – Seorang pemuda berinisial DA (33) warga Desa Ujung Alih, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, diamankan di Polsek Tebing Tinggi, karena terkait kasus penganiayaan berat (anirat).

Bacaan Lainnya

Informasi dihimpun dari Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Fauzi Saleh menyampaikan, kasus anirat yang dilakukan tersangka ini terjadi di acara organ tunggal di desa tersangka, Jumat (29/7) lalu sekitar jam 17.00 WIB.

“Korbannya atas nama Trisno, warga Desa Lampar Baru, Kecamatan Tebing Tinggi. Korban luka sobek di kepala,” ungkap AKP Fauzi Saleh, Kamis (17/11/2022).

Diceritakannya, kejadian kasus anirat itu berawal saat korban melihat rekannya yang hendak ribut di atas panggung di acara orgen tunggal pada pesta pernikahan.

Korban mencoba melerai keributan tersebut dan saat korban hendak turun dari atas panggung, lalu pelaku menyerang korban dengan melempar kursi dan mengenai kepala korban hingga menyebabkan kepala korban mengalami luka sobek dan mengeluarkan darah.

“Saat itu pelaku kembali melempar korban lagi menggunakan kursi plastik namun berhasil dihindari oleh korban,” katanya.

Sadar jika korban hendak dianiaya oleh tersangka, korban langsung menyelamatkan diri menghindar ke rumah keluarga yang saat itu mengadakan pesta pernikahan.

“Setiba di rumah tersebut korban mendapatkan perawatan dan diantar pulang ke rumah oleh temannya,” terang Kapolsek.

Atas kejadian itu, korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Tebing Tinggi untuk ditindak lanjuti. Tersangka sempat menghilang dan masuk dalam DPO Polres Empat Lawang dan sempat buron lebih dari tiga bulan.

“Saat ini tersangka sudah diamankan di Polsek Tebing Tinggi dan akan dijerat dengan pasal 351 KUHP terkait penganiayaan berat dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” pungkas Kapolsek. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.