Dosen UIN Raden Fatah ‘Turun Gunung’, 30 Guru PAI di Banyuasin Kini Mahir Susun Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Writer: - Rabu, 17 September 2025
Tim Dosen FITK UIN Raden Fatah Palembang Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (Sumselupdate.com/ Ist)

Banyuasin, Sumselupdate.com — Menjawab kesulitan yang dihadapi para guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, tim dosen dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Raden Fatah Palembang turun langsung memberikan pendampingan di Kabupaten Banyuasin.

Tim dosen yang terdiri dari Dr.Fitri Oviyanti, M.Ag., Dr.Nurlaila,M.Pd.I., dan Faizatul Mabruroh, M.Pd., beserta 4 orang mahasiswa sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Kontekstual Terintegrasi Pendekatan Deep Learning”.

Read More

Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Banyuasin ini diikuti oleh 30 guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.

Kurikulum Merdeka yang saat ini mulai diterapkan secara bertahap di berbagai jenjang pendidikan menekankan pentingnya pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, kontekstual, serta mendorong pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Sejalan dengan itu, guru dituntut untuk mampu merancang modul ajar yang tidak hanya memenuhi standar isi, tetapi juga mampu menjawab tantangan era digital, menumbuhkan kreativitas, serta membangun daya nalar kritis peserta didik.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan masih banyak guru, khususnya guru PAI, yang menghadapi kesulitan dalam menyusun modul ajar yang sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka. Permasalahan yang sering muncul antara lain keterbatasan pemahaman mengenai model pembelajaran berbasis kontekstual, lemahnya integrasi nilai-nilai keislaman dalam kerangka pendekatan deep learning, serta keterbatasan sumber daya pendukung.

Berangkat dari persoalan tersebut, tim dosen FITK UIN Raden Fatah Palembang merasa perlu untuk turun langsung mendampingi para guru PAI di Kabupaten Banyuasin melalui kegiatan pengabdian ini. Tujuannya agar para guru mampu menyusun modul ajar yang tidak hanya sesuai dengan tuntutan kurikulum, tetapi juga relevan dengan konteks kehidupan peserta didik serta bernuansa islami.

Tim Dosen FITK UIN Raden Fatah Palembang Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (Sumselupdate.com/ Ist)

Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama empat kali. Dua kali offline pada tanggal 3 dan 10 September 2025 di aula Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu Kabupaten Banyuasin dengan format kombinasi antara workshop, diskusi kelompok, dan pendampingan intensif. Hari pertama (03/09/2025) diawali dengan sambutan dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyuasin (H. Abadil, S.Ag., M.SI)) yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif UIN Raden Fatah Palembang dalam mendukung peningkatan kapasitas guru.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di sekolah. Guru PAI perlu mendapatkan bekal tambahan agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna dan kontekstual bagi siswa,” ujar perwakilan dinas. Hari kedua dilanjutkan dengan pendampingan intensif kepada guru-guru PAI. Sementara kegiatan pendampingan online berlangsung pada tanggal 13,14 September 2025.

Selanjutnya, Ketua Tim PkM dari FITK UIN Raden Fatah Palembang yaitu Dr.Fitri Oviyanti, M.Ag menjelaskan tujuan, sasaran, dan urgensi kegiatan ini. Ia menekankan bahwa pendekatan deep learning bukan hanya sekadar istilah dalam teknologi, melainkan sebuah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada pemahaman mendalam, keterhubungan konsep, serta penerapan dalam kehidupan nyata.

“Kami ingin para guru PAI tidak hanya mengajarkan materi secara tekstual, tetapi juga membimbing siswa untuk mampu berpikir kritis, memecahkan masalah, serta menanamkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Materi inti yang disampaikan pada kegiatan ini, meliputi : (1) Konsep dasar kurikulum Merdeka dan posisi modul ajar dalam implementasinya. (2) Prinsip-prinsip pembelajaran berbasis kontekstual. (3) Pendekatan deep learning dalam pembelajaran PAI, dan (4) Strategi integrasi nilai-nilai keislaman ke dalam modul ajar.

Tim Dosen FITK UIN Raden Fatah Palembang Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (Sumselupdate.com/ Ist)

Pada sesi siang, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menyusun rancangan awal modul ajar sesuai dengan jenjang dan konteks sekolah masing-masing. Tim dosen memberikan pendampingan, memberi umpan balik, dan membimbing agar setiap rancangan memenuhi aspek struktur modul ajar, mulai dari capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, materi, metode, hingga asesmen.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts