Dorong Transaksi Keuangan ke Non Tunai, BSB Gelar Sosialisasi ETPD di PALI

Foto bersama.

PALI, sumselupdate.com – Guna memberikan kemudahan dalam sistem transaksi keuangan di lingkungan Pemkab PALI, Bank SumselBabel menggelar Sosialisasi Implementasi

Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten PALI, Kamis (4/8/2022) di aula kantor Bupati PALI, yang difasilitasi BSB cabang Pendopo.

Read More

Sosialisasi implementasi ETPD sendiri dihadiri Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono, Sekda PALI Kartika Yanti, Direktur Keuangan BSB Samiluddin, kepala cabang BSB Pendopo Darmiansyah, SH dan sejumlah kepala OPD serta petinggi BSB pusat.

Direktur keuangan BSB, Samiluddin mengatakan bahwa ETPD adalah sistem yang telah dibangun, dipantau dan diawasi Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan ETPD, transaksi arus uang masuk dan keluar di pemerintah daerah diharapkan dilakukan secara non tunai.

“Antisipasi kelemahan pada produk ini sudah diantisipasi. Selain itu, banyak produk transaksi non tunai, seperti M Banking, QRIS, atau e-money supaya dalam penggunaan non tunai transaksi bisa cepat, nyaman dan aman,” ucapnya saat dibincangi awak media, didampingi Darmiansyah.

Ia juga mengatakan bahwa kabupaten PALI telah menerapkan ETPD.

“ETPD di PALI telah berjalan. PALI terus berprogres dan telah mencapai skor 57 persen, nanti kalau sudah sampai skor 70 persen dari ketentuan seluruh checklist yang dipasang sebagai variabel pemenuhan untuk penerapan ETPD maka kabupaten PALI meningkat menjadi kabupaten penerapan digitalisasi,” pungkasnya.

Sementara Wabup PALI memberikan apresiasi kepada BSB yang berkeinginan memperbaiki pelayanan keuangan.

“Tentu ini sangat membantu kawan- kawan di pemerintahan kabupaten PALI dalam mengurus keuangan. Sistem terus berganti, namun sistem apapun pasti ada kekurangan, tolong dijaga supaya kelemahan bisa diantisipasi,” pesan Wabup.

Wabup juga memuji kepala cabang BSB Pendopo Darmiansyah yang setiap hari berjibaku melayani masyarakat kabupaten PALI terutama membantu pelaku UKM dan petani dalam mengembangkan usahanya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Kepala cabang Pendopo tanpa lelah setiap hari mengurusi petani, pedagang kecil atau UKM dalam menyalurkan KUR. Saya apresiasi itu,” pujinya. (ans)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.