Datangi Monpera, Ini Kesan Tentara Jepang

Foto bersama tentara Jepang di Monpera.

Palembang, Sumselupdate.com – Masa invasi Jepang di Indonesia dimulai pada tahun 1942 hingga 1945, kini setelah 77 tahun Indonesia Merdeka, pasukan Jepang kembali datang khususnya ke Kota Palembang.

Sebanyak 60 orang pasukan Angkatan Udara Jepang mengawali dengan latihan terjun payung di wilayah Baturaja, OKU. Hingga menjelang akan kembali ke Jepang, pasukan Angkatan Udara ini mendatangi Museum Monpera (Monumen Perjuangan Rakyat), sebagai salah satu saksi perjuangan rakyat Indonesia melawan Jepang kala itu.

Komandan Danbrigif Paratroopers  Angkatan Udara Jepang Junichi Fukuo mengatakan, kami melakukan latihan terjun payung dan terjun payung ini memiliki makna bersejarah bagi Jepang sendiri.

“Palembang memiliki makna mendalam bagi tentara Airborne Jepang, ini pertama kali latihan Jepang di Palembang setelah kemerdekaan,” katanya usai mengunjungi Monpera, Kamis (4/8/2022).

Diantara seluruh daratan Asia, tentara Jepang ini memilih Palembang untuk dikunjungi. Dia merasa kota ini sangat indah. Terlebih setelah melakukan latihan bersama TNI, ia merasakan hubungan yang sangat dekat antara kedua negara ini.

“Bagi pasukan penerjun Airborne Jepang, kota ini yang paling bersejarah dari seluruh kota di Asia,” ungkapnya.

Karena ini merupakan pertemuan pertama setelah kemerdekaan Indonesia, maka Jepang membawakan cindera mata yang sangat sakral bagi Jepang sendiri. Yaitu, lipatan Origami.

“Lipatan Origami ini biasanya untuk memberikan doa kedamaian bagi mereka yang sudah meninggal, lipatan origami itu sebagai bentuk kedamaian,” jelasnya.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Megawaty mengatakan, kedatangan tentara Jepang ini tujuannya dalam misi perdamaian.

“Bagi mereka Palembang punya historis dibandingkan wilayah lain, tanda perdamaian dengan memberikan origami ini,” katanya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.